Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Para Aktivis Cipayung Plus Akan Gelar Jambore Jatim 2018

Mau Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Para Aktivis Cipayung Plus Akan Gelar Jambore Jatim 2018.

Para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus kembali akan menggelar Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan. Kali ini dipersiapkan di Jawa Timur.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan Cipayung Plus 2018, Tatang Sugiarto menyampaikan, tema besar kegiatan kali ini masih dalam kerangka menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa.

Dikatakan Tatang Sugiarto, Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan Jawa Timur 2018 ini diinisiasi  oleh Pemuda yang tergabung dalam Cipayung Plus Jatim.

“Jambore ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh elemen pemuda Jatim yang mewakili unsur organisasi ekstra kampus, badan eksekutif mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan komunitas pemuda di Jawa Timur,” tutur Tatang, Minggu (25/11/2018).

Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada pada 13-16 Desember 2018 di Ubaya Training Center, Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.

Menurut Tatang Sugiarto, keresahan dan keinginan agar para Pemuda dan Mahasiswa mampu memberikan kontribusi terbaik untuk menjayakan Indonesia, merupakan motivasi utama diselenggarakannya pertemuan itu.

“Tepatnya melalui persatuan dan pembangunan ekonomi dimana Sumber Daya Manusia (SDM) yang muda, kreatif, produktif dan berdaya saing,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana Jambore Cipayung Plus 2018 Jawa Timur, M Ageng Dendy menambahkan, tahun politik yang sedang dihadapi Bangsa Indonesia menimbulkan gesekan antar anak bangsa dapat mempengaruhi kesatuan dan persatuan bangsa.

“Sehingga dibutuhkan persatuan dan perdamaian dalam menghadapi tahun politik ini utamanya bagi Pemuda dan Mahasiswa Jawa Timur,” ujar Ageng yang merupakan Demisioner Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur ini.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jawa Timur, Yogi Pratama menyampaikan, bonus demografi sudah mulai dirasakan Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Sehingga potensi Pemuda dan Mahasiswa harus segera diarahkan pada bidang yang tepat dan berkesinambungan,” ujarnya.

Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur Abdul Ghoni menyatakan, supaya Indonesia tidak kehilangan momentum bonus demografi, maka pemuda dan mahasiswa harus bergerak.

“Mahasiswa dan Pemuda memiliki basis kepedulian, mobilitas, patriotisme dan determinasi yang menjadi potensi bagi lahirnya pengusaha baru yang progresif dan patriotik,” tegas Abdul Ghoni.

Dia menyampaikan,  informasi mengenai kegiatan Jambore bisa diakses melalui alamat Email: jamborejatim2018@gmail.com;  Website:  jamborejatim.id; Instagram:  @jamborejatim2018; Twitter:  jamborejatim;  Facebook:  Jambore Jatim.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan