Marak Tenaga Kerja Asing, DPR Telah Bentuk Panja Untuk Minta Pertanggungjawaban Menaker

Komisi IX DPR RI telah membentuk Panja untuk bahas soal pekerja asal Cina yang bebas masuk ke Indonesia.

DPR mengaku telah sebulan lebih membentuk Panitia Kerja atau Panja untuk membahas dan mengontrol adanya serbuan tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia.

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf mengungkap bahwa, panitia kerja (panja) pengawasan tenaga kerja asing telah dibentuk dan sudah berjalan satu bulan. Menurut dia, ada peraturan-peraturan yang harus ditinjau ulang.

“Contoh, mestinya bebas visa itu harus hati-hati, kita sekarang membebaskan visa. Lalu kemudian yang aturan-aturan mengenai pencabutan harus berbahasa Indonesia itu dicabut. Kemudian, harus levelnya S1 atau supervisor ke atas itu dicabut juga, harus memberikan lapangan pekerjaan bagi seluruh tenaga kerja lokal itu dicabut juga,” papar Dede di komplek parlemen, senin (18/07/2016).

Sebenarnya, kata politisi partai Demokrat itu, empat sampai lima bulan lalu hal tersebut sudah disampaikan kepada menteri ketenaga kerja. Kalau sekarang sudah terjadi seperti ini, lanjut dia, akan meminta pertanggung jawaban Menakertrans.

“Antisipasinya apa, karna mungkin sudut pandang mentri tenaga kerja benar yang mendaftar hanya tujuh puluh ribu, tapi yang masuk sebagai visa turis dan yang lain-lain kita tidak tahu itu. Itu masuknya melalui dirjen imigrasi,” pungkas dia.

Meski begitu, lanjut mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu, Direktorat Jendral Imigrasi akan diundang kembali. Untuk menjelaskan bagaimana cara dan langkah-langkah dia menghambat maupun membuat barier-barrier filter supaya Indonesa tidak kebobolan.(Jimmi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*