Lulusan Terbaik Akpol 88, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel Jadi Kalemdikpol

Lulusan Terbaik Akpol 88, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel Jadi Kalemdikpol. - Foto: Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.(Net)
Lulusan Terbaik Akpol 88, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel Jadi Kalemdikpol. - Foto: Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.(Net)

Untuk menduduki Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri jatuh ke Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Penunjukan itu tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) tertanggal 18 Februari 2021. 

Ia menggantikan Komjen Arief Sulistyanto yang juga mendapat jatah mutasi dan mengemban jabatan Kabarhakam. 

Nama Komjen Rycko Amelza bukan nama asing dan mengemban jabatan strategis di tubuh Polri. 

Tak hanya itu, diketahui lulusan Akpol 1988 dan mendapat lulusan terbaik dengan predikat Adhi Makayasa. 

Inilah profil dan sosok Rycko Amelza Dahniel yang dikutip dari berbagai sumber: 

Riwayat Karier 

Dr H Rycko Amelza DahnielMSi,  sejak 2 Juni 2017 telah menjabat sebagai Gubernur Akpol. 

Sebelumnya, ia menjadi Kepala Polda Sumut yang aktif sejak 5 Oktober 2016. Rycko termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim. 

Ia ikut melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005. 

Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, serta Idham Azis, dkk. 

Rycko yang lahir di Bogor 14 Agustus 1966 itu menyelesaikan pendidikan SDN (1979), SMPN (1982) dan SMAN (1985) di kota kecil Cibinong, Bogor. 

Kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dan menjadi lulusan terbaik dengan predikat Adhi Makayasa, lalu kemudian dilantik oleh Presiden Soeharto di Istana Merdeka pada 23 Juli 1988. 

Rycko juga merupakan lulusan Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia pada 2001 dan Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia pada 2008 dengan predikat Cum Laude. 

Penugasan pertama ia jalani di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan, selanjutnya ditugaskan sebagai instruktur di Akademi Kepolisian Semarang. 

Tahun 1993, ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus dengan predikat terbaik. 

Selanjutnya, ia kembali bertugas di Polres Metro Jakarta Pusat, lalu Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan, dan sebagai Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya. 

Tahun 2002, ia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis. 

Ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting di antaranya Kapolres Jakarta Utara. 

Setelah itu, ia dipromosikan jadi ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono 

Ia kemudian menjabat Kepala Lembaga Kerja sama Pendidikan Dit PPITK PTIK, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol, lalu sebagai Wakapolda Jabar dan kini menjadi Ketua STIK dulu dikenal sebagai PTIK. 

Tanda Pangkat 

Letnan Dua (26-07-1988) 

Letnan Satu (01-04-1991) 

Kapten (01-10-1994) 

Mayor (01-10-1999) 

Ajun Komisaris Besar Polisi (01-07-2003) 

Komisaris Besar Polisi (23-11-2005) 

Brigadir Jenderal Polisi (23-02-2013) 

Inspektur Jenderal Polisi (14-10-2014) 

Riwayat Jabatan 

27-06-1989 : PAMA POLDA METRO JAYA LULUSAN AKPOL TAHUN 1988 (POLA 3-1) 

00-12-1989 : PAMAPTA POLRES JAKPUS POLDA METRO JAYA 

00-12-1990 : KANIT SERSE EK RESTRO JAKPUS METRO JAYA 

00-12-1992 : DANTON TAR AKPOL SEMARANG 

00-12-1995 : KASET OPS PUSKODAL OPS POLRES METRO JAKPUS POLDA METRO 

01-08-1996 : PS.KASAT SERSE POLRES METRO JAKSEL POLDA METRO JAYA 

01-03-2000 : KANIT MONETER SAT SERSE EK DIT SERSE POLDA METRO 

10-08-2001 : WAKA SAT SERSE EK DIT SERSE POLDA METRO JAYA 

08-05-2002 : PAMEN SESPIM DEDIKLAT POLRI 

14-12-2002 : KASAT II DIT RESKRIM POLDA SUMUT 

25-11-2005 : KANIT BANMIN SUBDEN BANTUAN DENSUS 88/ANTITEROR BARESKRIM POLRI 

21-12-2005 : KAPOLRESTA SUKABUMI POLWIL BOGOR POLDA JABAR 

17-01-2006 : KANIT I DIT II/EKONOMI DAN KHUSUS BARESKRIM POLRI 

19-12-2008 : KAPOLRES METRO JAKUT POLDA METRO JAYA 

06-08-2009 : PAMEN SDE SDM POLRI (DIARAHKAN SBG ADC PRESIDEN RI) 

04-09-2012 : KABAGJIANPOLMAS BIDPPITK STIK LEMDIKPOL 

08-02-2013 : WAKAPOLDA JABAR 

03-10-2014 : KEPALA STIK LEMDIKPOL 

05-10-2016 : KAPOLDA SUMUT 

02-06-2017 : GUBERNUR AKPOL 

Lulusan terbaik Akpol 1988 

Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel peraih Adhi Makayasa. Adhi Makayasa merupakan penghargaan tahunan kepada lulusan terbaik pendidikan tinggi dari setiap matra TNI dan Kepolisian. 

Yaitu Matra Darat (Akademi Militer Magelang), Matra Laut (Akademi Angkatan Laut Surabaya), Matra Udara (Akademi Angkatan Udara Yogyakarta), dan Matra Kepolisian (Akademi Kepolisian Semarang). 

Penerima penghargaan ini adalah taruna/kadet/karbol yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek, yaitu akademis, jasmani, dan mental. 

Rycko menerima Adhi Makayasa itu dari Presiden Soeharto di Istana Merdeka dalam pelantikan pada 23 Juli 1988. 

Setahun sebelumnya, lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa adalah taruna asal Palembang, Sumatera Selatan, yakni Tito Karnavian. 

Berikut ini nama-nama penerima Adhi Makayasa dari Matra Kepolisian:  

1970 Bibit Samad Rianto 

1971 Taufiequrachman Ruki  

1972 –  

1973 Sutanto (Kapolri 8 Juli 2005 hingga 30 September 2008) 

1974 Sri Soegiarto 

1975 Iman Haryatna 

1976 Indradi Thanos 

1977 Arianto Sutadi 

1978 Nanan Soekarna (Wakapolri 1 Maret 2011-1 Agustus 2013) 

1979 – 

1980 Tjiptono 

1981 Mathius Salempang 

1982 Badrodin Haiti (Kapolri 16 Januari 2015-13 Juli 2016) 

1983 Anton Setiadji 

1984 Wahyu Indra Pramugari  

1985 Sigit Sudarmanto  

1986 Moechgiyarto  

1987 Tito Karnavian (Kapolri 13 Juli 2016-2019) 

1988 Rycko Amelza Daniel  

1989 Ahmad Dofiri  

1990 Herry Rudolf Nahak  

1991 Wahyu Widada  

1992 Suharyono 

1993 Rudi Darmoko 

1994 Alberd Teddy Benhard Sianipar  

1995 Sandi Nugroho  

1996 Jhonny Edison Isir 

1997 Hendri Fiuser  

1998 Agung Marlianto  

1999 Robertus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana  

2000 Yimmy Kurniawan  

2001 Bismo Teguh Prakoso  

2002 Nugroho Ari Setiawan  

2003 Wirdhanto Hadicaksono  

2004 James Hasudungan Hutajulu 

2005 Samian  

2006 Ratna Quratul Aini 

2007 Putu Agus Adi Wijaya  

2008 Dimas Ferry Anuraga  

2009 Tiksnarto Andaru Rahutomo; Riyanto 

2010 Reza Pahlevi; Irfan Widyanto; Agus Sobarna Praja 

2011 – 

2012 Angga Surya Saputra 

2013 Handa Wicaksana  

2014 –  

2015 Fauzi Pratama  

2016 Nahal Rizaq  

2017 Ade Hertiawan Juniansyah 

2018 Dolly Septian 

Demikian nama-nama peraih Adhi Makayasa dari Matra Kepolisian sejak tahun 1970. Ada di antaranya yang mencapai jabatan puncak di Korps Bhayangkara atau biasa disebut TB (TB singkatan dari Tri Brata).(Red)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan