Breaking News

Long March dari Tanjung Priuk, Ratusan Awak Mobil Tanki Bawa Keranda dan Bendera Kuning ke Istananya Jokowi

Unjuk Rasa Buruh

Aksi Nginap Tahun Lalu Tak Diengkos, Kembali Long March Sembari Bawa Keranda, Gelar Demo ke Istana Negara, Ratusan Awak Mobil Tanki Kembali Menginap.

Ratusan pekerja yang merupakan supir dan awak mobil tanki di PT Pertamina berjalan kaki dari Tanjung Priuk ke Istana Negara, Rabu pagi (19/12/2018).

Para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tanki Indonesia (SPAMTI) itu menuntut kesejahteraan mereka yang terkendala selama dua tahun terakhir.

Ismael, salah seorang pengunjuk rasa yang mengkoordinir barisan massa menyampaikan, upah lembur mereka tidak dipenuhi sudah dua tahun. Meski sudah melakukan protes dan meminta tuntuntan berkali-kali ke manajemen PT Pertamina, tidak digubris.

“Kami ke istana negara, meminta presiden Jokowi turun tangan memenuhi tuntutan kami,” tutur Ismael.

Pantauan di lapangan, para pekera melakukan long march yang dimulai sekitar pukul tujuh pagi. Komando aksi menggunakan mobil komando, secara bergantian para koordinator lapangan berorasi melalui pengeras suara di sepanjang jalan. Sejumlah anggota kepolisian tampak menjagai barisan aksi yang long march.

Dua buah keranda mayat diusung peserta aksi dengan berjalan kaki. Mereka berjalan di belakang mobil komando.

Selain membawa bendera serikat pekerja, spanduk dan umbul-umbul serta poster berisi tuntutan, sejumlah peserta aksi juga membawa bendera kuning, sebagai simbol orang mati.

“Sudah mati nurani manajemen, sudah mati kepedulian manajemen. Tidak peduli dengan nasib kami,” ujar Ismael.

Ismael menyampaikan, sudah dua tahun ini mereka memperjuangkan upah lembur yang tak kunjung diberikan. Para pekerja yang masuk kategori pekerja BUMN itu pun tidak mengerti lagi bagaimana menuntut hak-hak mereka, selain menggelar aksi unjuk rasa.

Ada sebanyak 2119 awak mobil tanki yang tidak mendapatkan upah lembur selama dua tahun terakhir ini. Menurut Ismael, semuanya bekerja di sekitar Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta Utara dan di beberapa bagian yang diperintahkan.

Hari ini, sebanyak 500-an awak mobil tanki mendatangi Istana Negara, berunjuk rasa dan menyampaikan tuntutan ke Presiden Joko Widodo.

Keranda mayat dan bendera kuning serta tuntutan-tuntutan di spanduk dan poster-poster akan disampaikan ke orang Istana. “Sampai orang Istana mau mendengar dan memenuhi tuntutan kami,” ujar Ismael.(JR/Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*