LEU MUI Bersama NU DKI Jakarta Sebar 10 Ribu Paket Sembako Bagi Ustadz, Ustadzah Dan PKL Perantauan

LEU MUI Bersama NU DKI Jakarta Sebar 10 Ribu Paket Sembako Bagi Ustadz, Ustadzah Dan PKL Perantauan

- in DAERAH, NASIONAL
24
0
LEU MUI Bersama NU DKI Jakarta Sebar 10 Ribu Paket Sembako Bagi Ustadz, Ustadzah Dan PKL Perantauan. – Foto: Ketua Lembaga Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (LEU MUI) M Harry Naldi bersama Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PW NU) DKI Jakarta membagikan 10 ribu paket sembako bagi ustadz dan ustadzah serta Pedagang Kaki Lima (PKL) Perantauan, di Sekretariat PW NU DKI di Jalan Utan Kayu Raya, No112, RT 01/RW 09, Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu sore tanggal 13 Mei 2020. (Istimewa).LEU MUI Bersama NU DKI Jakarta Sebar 10 Ribu Paket Sembako Bagi Ustadz, Ustadzah Dan PKL Perantauan. – Foto: Ketua Lembaga Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (LEU MUI) M Harry Naldi bersama Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PW NU) DKI Jakarta membagikan 10 ribu paket sembako bagi ustadz dan ustadzah serta Pedagang Kaki Lima (PKL) Perantauan, di Sekretariat PW NU DKI di Jalan Utan Kayu Raya, No112, RT 01/RW 09, Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu sore tanggal 13 Mei 2020. (Istimewa).

Lembaga Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (LEU MUI) bersama Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PW NU) DKI Jakarta membagikan 10 ribu paket sembako bagi ustadz dan ustadzah  dan Pedagang Kaki Lima (PKL) Perantauan.

Pembagian sembako itu diprioritaskan bagi para guru dan Pedagang Kaki Lima (PKL) Perantauan yang terdampak wabah Virus Corona atau Covid-19.

Ketua Lembaga Ekonomi Umat MUI, M  Harry Naldi menyampaikan, Lembaga Ekonomi Umat MUI  yang didirikan oleh H Sutrisno Lukito Disastro dan para tokoh, merupakan  tindak lanjut Kongres Ekonomi Ummat. Yang memiliki visi mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi ummat berbasis Syariah.

M Harry Naldi meneruskan, pandemic Covid-19 ini membuat situasi dan kondisi ekonomi semakin terpuruk.

“Untuk itu kami terpanggil untuk ikut membantu ekonomi rakyat yang terkena dampak. Khususnya para ustadz ustadzah, yang dibatasi ruang gerak dakwah. Di pengajian dan Majelis Taklim serta  para Pedagang Kaki Lima (PKL) Perantauan,” tutur M Harry Naldi, Kamis (14/05/2020).

Mereka itu, lanjutnya, sedang menghadapi pilihan sulit. Sebab, hendak menjalankan usaha pun tidak bisa. “Dan mau mudik juga berisiko menyebarkan penularan Virus Covid-19. Selain bantuan sosial, LEU MUI juga sudah menyiapkan program recovery economy pasca pandemic,” tutur M Harry Naldi.

Sementara, Sekretaris Umum PW NU DKI Jakarta,  Kyai Muallif ZA menyampaikan, pilihan membantu para Guru, Ustadz dan Ustadzah adalah karena Ustadz  dan Guru adalah pelita yang selalu memberikan cahaya di tengah kegelapan.

“Pandemi Corona Virus telah menambah beban bagi kesehatan keluarga mereka. Karena pengajian dan majelis taklim untuk sementara waktu tidak bisa dilaksanakan,” ujar Kyai Mualif.

Paket itu diserahkan secara simbolis di sekretariat PW NU DKI di Jalan Utan Kayu Raya, No112, RT 01/RW 09, Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu sore tanggal 13 Mei 2020.

Kegiatan dihadiri ustadz Agus Muslim dari PC NU Jakarta Utara, ustadz Fathonah dari Jakarta Timur, ustadz Agus Salim dari Jakarta Barat, ustadz Saefudin dari Jakarta Pusat dan ustadz Sumarno dari Kepulauan Seribu.

Penyerahan bantuan paket sembako itu juga disaksikan Wakil ketua MPR RI KH Arsul Sani dan kepala Kesbangpol Provinsi DKI H Taufan Bakri.

Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris PW NU DKI Jakarta, Kyai Hazami mengatakan, sebanyak 10 ribu Paket Sembako yang diberikan Lembaga Ekonomi Umat itu selain kontribusi dari managemen LEU juga  mendapat  dukungan dan partisipasi dari para donatur lainnya.

Diantaranya Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), para  Wakil Ketua MPR RI yaitu Ahmad Muzani, Arsul Sani dan Dr Hidayat Nurwahid.

“Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya mewakili Lembaga Ekonomi Ummat dan team Satgas NU DKI Peduli Covid-19,” ujarnya.

Ustadz Safrin Yusuf  yang juga merupakan tim dari LEU MUI  menyampaikan, bantuan dari LEU ini hanya stimulan  untuk mengajak para aghniya lainnya  untuk  berpartisipasi donasi ke Satgas NU DKI Peduli Covid-19.

“Terutama peduli dengan para ustadz, ustadzah dan PKL Perantauan. Sehingga bisa terealisasi bantuan tahap ke 2 dan seterusnya, hingga pandemic ini berakhir,” ujar Ustadz Safrin.

Tim LEU MUI juga telah menyiapkan aplikasi android untuk mendata para penerima bantuan sehingga bantuan dapat tersebar secara merata dan transparan.

Dia mengatakan, bantuan paket sembako dapat disalurkan ke rekening-rekening Bank Panin Dubai Syariah atas nama Satgas NU Peduli Covid-19 dengan nomor rekening 1009008002.

Atau bisa diantar  ke Posko Bersama di Kantor PW NU DKI, Jalan Utan Kayu. Maupun di kantor Lembaga Ekonomi Ummat, di Graha Cemerlang, Jalan Tawakal XI No 1, Grogol,  Jakarta Barat.

“Kita ikhtiar sekuat tenaga menggalang donasi untuk dapat menyalurkan  bantuan 16 ribu paket sembako di tahap ke 2 di akhir Juni. Info dari  Ustadz Dian Assafri dan Ustadz Syam Tomagola yang merupakan  Team Fundrising  Satgas NU DKI Peduli Covid-19,” tuturnya.

Wakil Ketua Umum PW NU DKI Jakarta, Ustadz Samsul Maarif mengatakan, program kerjasama LEU MUI dan PW NU DKI dalam wadah satgas NU Peduli Covid-19 adalah langkah awal yang strategis sebagai kemitraan strategis.

“Kedepan coba di-jajagi kerjasama lebih luas dengan lembaga dakwah atau ormas  lainnya,” ujarnya yang juga memberikan kultum. Acara diakhiri dengan doa oleh Wakil Rois Syuriah, KH Syahroni dan ditutup dengan acara berbuka puasa bersama.(JR)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like