Les Parisiens Melaju ke Perempatfinal, Raksasa Spanyol Pulang Hadapi Atletico Madrid

Les Parisiens Melaju ke Perempatfinal, Raksasa Spanyol Pulang Hadapi Atletico Madrid

- in OLAHRAGA
27
0
Liga Champions, Paris Saint Germain (PSG) Vs Barcelona, Skor 1-1, Les Parisiens Ke Perempatfinal, Raksasa Spanyol Pulang Kampung Hadapi Atletico Madrid. - Foto: Kalah dari Paris Saint Germain (PSG), Barcelona tersingkir dari Liga Champions.(Christope Ena/AP)Liga Champions, Paris Saint Germain (PSG) Vs Barcelona, Skor 1-1, Les Parisiens Ke Perempatfinal, Raksasa Spanyol Pulang Kampung Hadapi Atletico Madrid. - Foto: Kalah dari Paris Saint Germain (PSG), Barcelona tersingkir dari Liga Champions.(Christope Ena/AP)

Klub Perancis, Paris Saint Germain (PSG) berhasil melaju ke babak perempatfinal Liga Champions, setelah berhasil menahan klub raksasa Spanyol, Barcelona, dengan skor 1-1. 

Laga leg kedua pada babak 16 besar Liga Champions antara PSG vs Barcelona itu telah berlangsung di kandang PSG, Parc des Princes, pada Kamis (11/03/2021) dini hari WIB. 

Hanya mampu menahan skor imbang 1-1, PSG yang berjuluk Les Parisiens itu berhasil melaju ke babak perempatfinal. Hasil laga ini membuat klub raksasa Spanyol, Barcelona harus pulang kampung dan berhenti berharap di Liga Champios musim ini. PSG mengantongi keunggulan 4-1 atas Barcelona berkat kemenangan di leg pertama. 

PSG semakin berada di atas angin setelah membuka keunggulan pada menit ke-30 lewat eksekusi penalti Kylian MbappeBarcelona kemudian menyamakan skor tujuh menit kemudian berkat gol Lionel Messi. 

Di masa injury timeBarcelona punya peluang emas untuk berbalik unggul setelah mendapat penalti. Namun, Messi gagal memaksimalkannya. Tendangannya diblok oleh Kiper PSG, Keylor Navas. 

Di babak kedua, Barcelona yang masih harus mengejar ketertinggalan tampil dominan. Namun, serangan yang mereka lancarkan tak membuahkan gol. 

Tak ada tambahan gol yang tercipta pada babak kedua. Dengan hasil ini, PSG berhak lolos ke perempatfinal dengan keunggulan agregat 5-2. 

Barcelona yang harus mengejar ketertinggalan melancarkan tekanan. Dengan kecepatannya, Ousmane Dembele menembus pertahanan PSG dan melepaskan umpan tarik kepada Lionel Messi. Namun, tembakan Messi diblok. 

Kylian Mbappe mendapatkan peluang pertamanya pada menit ke-16. Berawal dari serangan balik, Marco Verratti menyodorkan bola kepada Mbappe yang bergerak di sisi kiri. Mbappe kemudian melepaskan tembakan ke gawang, tapi tak menyulitkan Marc-Andre ter Stegen. 

Peluang Barcelona lewat sundulan Oscar Mingueza belum menghasilkan gol. Sundulannya meneruskan bola sepak pojok masih melebar dari gawang PSG. 

Barcelona nyaris menjebol gawang PSG pada menit ke-23. Sergino Dest melewati Layvin Kurzawa di sisi kanan dan melepaskan tembakan ke gawang. Upaya Dest itu memaksa Keylor Navas melakukan penyelamatan. 

Pada menit ke-28, Mauro Icardi terjatuh di kotak penalti saat mencoba menjangkau umpan Kurzawa. Wasit kemudian mengecek VAR dan memberikan penalti untuk PSG. Clement Lenglet dinilai melanggar Icardi. 

Mbappe maju sebagai eksekutor. Dia sukses mengecoh Ter Stegen dengan mengarahkan tembakan ke pojok kiri atas gawang. PSG unggul 1-0. 

Peluang emas didapat Dembele pada menit ke-35 usai menerima bola dari Antoine Griezmann. Namun, tembakannya dari jarak dekat masih bisa diamankan oleh Navas. 

Barcelona menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Messi yang menguasai bola di luar kotak penalti PSG kemudian melepaskan tembakan keras. Bola mengarah ke pojok kiri atas gawang dan tak bisa dijangkau oleh Navas. 

Di injury time babak pertama, Barcelona mendapat penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Kurzawa melakukan pelanggaran terhadap Griezmann. 

Messi maju sebagai eksekutor. Namun, tendangan Messi gagal jadi gol setelah bola diblok oleh Navas, membentur mistar gawang, dan keluar lapangan. Skor 1-1 menutup babak pertama. 

Di awal paruh kedua, tak banyak peluang yang diciptakan oleh kedua tim. Barcelona baru mendapat peluang pada menit ke-61. 

Messi mendapat ruang tembak di depan gawang PSG, tapi diblok oleh Marquinhos. Sempat terjadi kemelut di depan gawang, tapi barisan pertahanan PSG mampu menghalau bola. 

Navas kembali melakukan penyelamatan penting pada menit ke-69. Dia bereaksi dengan cepat ke arah kanan untuk menepis bola sundulan Sergio Busquets di tiang dekat. Busquets memaksimalkan sebuah umpan silang dari sisi kiri. 

Barcelona terus melancarkan tekanan ke pertahanan PSG. Dembele nyaris mendapat peluang, tapi dia tak mampu menjangkau bola umpan Jordi Alba yang bergulir di depan gawang. 

PSG berpeluang menambah gol pada menit ke-90. Dari serangan balik, Mbappe masuk ke kotak penalti Barcelona dan melepaskan tembakan. Namun bola masih melambung di atas gawang. 

Buruknya efektivitas Barcelona menjadi masalah utama mereka gagal menuntaskan misi comeback di laga ini. 

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman menyebut, timnya membuang-buang peluang. Termasuk sepakan penalti Messi yang bisa ditepis Keylor NavasKoeman mengakui bahwa timnya tampil tak efektif di laga ini. Meski demikian, ia tetap memuji performa anak yang mampu merepotkan PSG. 

“Ini tidak normal, kami bisa menciptakan begitu banyak peluang melawan tim kuat, seperti hari ini,” tutur Ronald Koeman dilansir Marca. 

Walaupu diakui Koeman, permainan yang berlangsung sangat fenomenal. Namun, yang membedakan timnya dengan PSG, adalah soal efektivitas. 

“Kami mengambil risiko, kami harus bertahan satu lawan satu. Saya pikir permainan tanpa bola kami hari ini sangat fenomenal. Kami harus lebih efektif. Itulah perbedaan di antara kedua tim. Dengan lebih sedikit peluang (di Camp Nou), mereka mencetak lebih banyak gol,” tutur Ronald Koeman. 

Dengan hasil itu, Barcelona dipastikan tersingkir setelah kalah agregat 2-5 dari PSG. Blaugrana kalah 1-4 pada pertandingan leg pertama di Camp Nou. 

Ronald Koeman menilai performa Barcelona sudah bagus. Selain memuji performa Kiper PSG Keylor NavasKoeman juga menyayangkan kegagalan timnya memanfaatkan peluang untuk unggul di babak pertama. 

“Oke, kami tersingkir, itu yang dihitung dalam olahraga ini. Tapi kami tersingkir dengan perasaan bagus,” jelas Koeman seperti dilansir situs resmi UEFA. 

Sedikit mengevaluasi jalannya laga, Koeman melihat, timnya di Barcelona sangat bagus. Namun, keberuntungan dan efetivitas permainan diperlihatkan PSG. 

“Kami punya peluang untuk sangat menyulitkan lawan. Kami lebih superior di babak pertama, mengambil risiko besar di belakang dengan man to man marking. Sungguh, kami pantas dapat lebih atas usaha itu. Seharusnya skornya setidaknya 2-1 saat jeda. Jika kami unggul saat turun minum, babak kedua akan sangat berbeda,” ujarnya. 

Keberuntungan PSG, lanjut Koeman, ada pada Kiper PSG Keylor Navas. Sebab, kiper lawan ini berhasil memblokir tendangan mega bintang Barcelona Lionel Messi. 

“Kami mengerahkan usaha besar dan pantas dapat lebih, mungkin sedikit keberuntungan. Kiper mereka adalah man of the match. Kami punya peluang, tapi tidak bisa memaksimalkannya,” imbuh Koeman. 

Kiper PSG Keylor Navas menjadi bintang di balik keberhasilan PSG lolos ke perempatfinal Liga Champions. Dia menggagalkan peluang-peluang Barcelona, termasuk penalti Lionel Messi. 

Keylor Navas tampil impresif di sepanjang pertandingan. Kiper asal Kosta Rika sukses meredam peluang-peluang yang didapat Barcelona. 

Salah satu yang paling krusial adalah saat dia menggagalkan penalti Lionel Messi di penghujung babak pertama. Mantan kiper Real Madrid itu mampu menebak arah tendangan Messi dan menjaga skor tetap imbang 1-1. 

Di sepanjang babak pertama, Keylor Navas melakukan delapan penyelamatan dari total sembilan tembakan on target yang dihadapi PSG. Secara keseluruhan, dia melakukan sembilan penyelamatan. Satu penyelamatan penting Navas di babak kedua adalah saat menepis bola sundulan Sergio Busquets di tiang dekat. 

“Saya sangat senang karena tadi adalah pertandingan yang sulit. Kami semua ingin memainkan permainan bagus dan memaksimalkan leg pertama untuk lolos,” ujar Navas dilansir situs resmi UEFA. 

Keylor Navaas mengatakan, tidak mudah untuk menghalau tendangan penalti, apalagi jika yang mengeksekusi sekelas Lionel Messi. 

“Selalu sulit untuk menggagalkan penalti, khususnya melawan Messi, yang mengeksekusi dengan sangat baik. Permainan Barca sangat bagus. Mereka menekan kami semaksimal mungkin. Kami sangat termotivasi untuk lanjut di kompetisi ini dan dengan semangat yang sama. Itulah yang akan membantu kami melangkah jauh,” tutur Keylor Navas. 

Performa oke Keylor Navas itu dapat pujian dari pelatih Barcelona, Ronald Koeman. Ronald Koeman menilai performa Barcelona sudah bagus. Selain memuji performa Keylor NavasKoeman juga menyayangkan kegagalan timnya memanfaatkan peluang untuk unggul di babak pertama. 

“Oke, kami tersingkir, itu yang dihitung dalam olahraga ini. Tapi kami tersingkir dengan perasaan bagus,” ujar Koeman. 

Pelatih PSG, Mauricio Pochettino, juga tak ketinggalan menyanjung kiper berusia 34 tahun itu. 

“Dia sekali lagi menunjukkan kualitasnya. Dia adalah kiper top,” sebut  Pochettino memuji Keylor Navas. 

Dengan hasil itu, Blaugrana tersingkir dengan agregat 2-5. Barcelona kalah 1-4 di Camp Nou pada pertemuan pertama lalu. 

Tersingkir di babak 16 besar mengakhiri sebuah catatan impresif Barcelona. Mereka untuk kali pertama dalam 13 musim, atau sejak 2006/2007, gagal mencapai perempatfinal Liga Champions. 

Catatan 13 musim berturut-turut selalu menjejak perempatfinal itu merupakan sebuah rekor di sejarah kompetisi bergengsi tersebut. Los Cules pun melanjutkan puasa titel Liga Champions, yang terakhir kali dimenangi pada 2014/2015. 

Sejauh ini, Barcelona sudah mengoleksi lima gelar Liga Champions. Sejak juara di 2014/2015 klub Catalunya itu mentok hanya mencapai semifinal yakni pada 2018/2019. 

Sementara itu, Lionel Messi dkk kandas di perempatfinal dalam empat kesempatan, sebelum akhirnya terhenti di 16 besar pada musim ini. 

Bersama Ronald Koeman musim ini, Barcelona sempat naik turun. Mereka kini duduk di posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan raihan 56 poin, berjarak 6 angka dari Atletico Madrid. 

Di fase gugur, Barcelona kalah 1-4 dari PSG di Camp Nou, lalu imbang 1-1 di Parc des Princes. 

Performa beberapa pemain muda seperti Pedri (18 tahun), Ansu Fati (18 tahun), dan Sergino Dest (20 tahun) cukup memuaskan. Disebut oleh Koeman bisa menjamin masa depan cerah Barcelona. 

“Leo (Messi) sudah melihat untuk beberapa waktu bahwa tim meningkat, terima kasih atas semua perubahan yang sudah kami buat,” kata Koeman di situs UEFA. 

“Khususnya, kami mempunyai pemain muda dengan kualitas luar biasa. Kami mempunyai masa depan yang bagus. Leo tak bisa mempunyai keraguan lagi mengenai masa depan tim ini,” tambah pelatih asal Belanda itu. 

Barcelona masih mempunyai kesempatan besar meraih trofi pertama musim ini di ajang Copa del Rey. Mereka akan menghadapi Athletic Bilbao dalam laga yang akan berlangsung pada 17 April 2021.(J-RO)

Susunan Pemain 

Paris Saint Germain (PSG): Keylor Navas; Alessandro Florenzi (Colin Dagba 76’), MarquinhosPresnel KimpembeLayvin Kurzawa (Abdou Diallo 46’); Idrissa Gueye (Danilo 59’), Leandro Paredes, Marco Verratti (Rafinha 84’); Julian Draxler (Angel Di Maria 59’), Mauro IcardiKylian MbappePelatih: Mauricio Pochettino. 

Barcelona: Marc-Andre ter StegenSergino Dest (Trincao 66’), Oscar Mingueza (Junior Firpo 35’), Clement Lenglet, Jordi Alba; Frenkie de Jong, Sergio Busquets (Ilaix Moriba 79’), Pedri (Miralem Pjanic 79’); Antoine GriezmannLionel MessiOusmane Dembele (Martin Braithwaite 78’). Pelatih: Ronald Koeman. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sang Dewi Akan Berlaga Tanpa Kompromi

Telah dibaca: 5 Atalanta menjadi tuan rumah pada laga leg kedua