Ledakan Bom Bunuh Diri ISIS Maha Dahsyat Kembali Hancurkan Kota Baghdad

Ledakan Bom Bunuh Diri ISIS Maha Dahsyat Kembali Hancurkan Kota Baghdad

- in DUNIA
747
0
Ledakan bom bunuh diri kembali terjadi di Kota Baghdad, Irak.

Sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah restoran dan perbelanjaan di distrik pusat Karrada, Baghdad, ibukota Irak, Sabtu (2/7/2016) malam. Dilaporkan, setidaknya sebanyak 85 orang tewas dalam ledakan yang diduga dilakukan oleh kelompok Negara Islam atau ISIS itu.

Ledakan itu merupakan bom bunuh diri yang terjadi di engah-tengah keramaian di daerah Syiah. Di saat orang sedang sibuk dengan para pembeli di Bulan Suci Ramadhan dan yang sedang berakhir pekan.

Seperti yang dilansir dari News.SKY Minggu (3/7/2016), Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi menyampaikan kemarahannya ketika bersama-sama dengan massa mengunjungi lokasi ledakan.

Sebuah laporan menyebutkan, ledakan yang terjadi di Ibukota Irak itu dilakukan oleh Van Kulkas dengan sebuah truk yang penuh dengan bahan peledak. Pelaku diduga melaju ke arah keramaian yang kemudian meledakkan dirinya di dalam mobil tersebut.

Negara Islam mengaku bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Dalam sebuah pernyataan online, mengatakan mereka telah sengaja menargetkan Muslim Syiah untuk sasaran mereka. Namun, pernyataan itu tidak bisa diverifikasi secara independen.

Setelah kejadian pada minggu malam, bom kedua juga meledak pada minggu pagi di Baghdad Timur, yakni daerah yang didominasi Syiah. Beberapa bangunan, termasuk pusat Al-Hadi Centre yang terkenal rusak parah dan masih terbakar hingga minggu.

Seorang saksi mata, Karim Sami yang merupakan seorang pedagang kakilima mengatakan, pada saat kejadian, ia melihat bola api dan merasakan guncangan dari ledakan bom tersebut.

“Aku membungkus barang saya dan sedang menuju rumah ketika saya melihat bola api dengan bom menggelegar” ujarnya seperti yang di tulis di News.SKY***(Tornando)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Pemerintah Beri WIUPK Kepada Ormas Keagamaan; KIARA: Praktik Penciptaan Konflik Horizontal Antar Masyarakat Yang Menolak Tambang dengan Ormas Keagamaan!

Pada tanggal 30 Mei 2024, Presiden Joko Widodo