Lanjutan Pengusutan Kasus Korupsi PT Asuransi Jiwasraya Di Kejaksaan Agung, Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi Diperiksa Jaksa

Lanjutan Pengusutan Kasus Korupsi PT Asuransi Jiwasraya Di Kejaksaan Agung, Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi Diperiksa Jaksa. – Foto: PT Asuransi Jiwasraya (Persero). (Net)
Lanjutan Pengusutan Kasus Korupsi PT Asuransi Jiwasraya Di Kejaksaan Agung, Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi Diperiksa Jaksa. – Foto: PT Asuransi Jiwasraya (Persero). (Net)

Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Indry Puspitasari telah dimintai keterangannya oleh Jaksa. Pemeriksaan terhadap Indry Pustpitasari telah digelar oleh Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, pada Kamis, 18 Juni 2020.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono menyampaikan, dalam pemeriksaan kali itu, 3 orang saksi dipanggil oleh tim penyidik.

Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Indry Puspitasari bersama dua saksi lainnya diperiksa dalam kasus perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero). Pemeriksaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019.

“Saksi yang diperiksa yaitu, Indry Puspitasari selaku Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi  PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kemudian, ada Po Saleh selaku Nominee, dan Jimmy Sutopo selaku Nominee,” tutur Hari Setiyono, Minggu (21/06/2020).

Ketiga saksi diperlukan untuk mengetahui tentang bagaimana proses jual beli saham dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Hal itu guna mencari dan menemukan pihak-pihak lain yang dapat dimintakan pertanggungjawaban atas kerugian keuangan negara pada pengelonaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

“Baik secara perdata maupun secara pidana,” ujar Hari.

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19.

Antara lain, dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Sedangkan bagi para saksi, wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan