Lama-Lama Kok Jadi Dagelan, Makin Aneh, KNPI Bubar Sajalah

Lama-Lama Kok Jadi Dagelan, Makin Aneh, KNPI Bubar Sajalah.

Kembali munculnya beberapa versi Kongres KNPI dengan beberapa Ketua Umumnya, menandakan para pemuda yang berhimpun di wadah organisasi itu sudah tak bisa diharapkan untuk bersatu, dan hanya menjadikan KNPI sebagai dagelan saja.

Oleh karena itu, daripada jadi dagelan yang akan merusak citra kaum muda, sebaiknya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) membubarkan diri saja.

Ketua Bidang Sosial Politik Jaringan Intelektual Muda Islam (JIMI), Muamar mengatakan, konflik internal yang terus terjadi di tubuh KNPI Pusat hingga daerah belum selesai. Kini, Kongres KNPI di Bogor juga kembali berpotensi mempolarisasi KNPI.

“Kondisi ini sangat memalukan,  kami dari Jaringan Intelektual Muda Islam (JIMI) menilai KNPI sudah ahistoris, sehingga sebaiknya dibubarkan saja,” tutur Muamar, di Jakarta, Senin (07/01/2019).

Selama ini, lanjut dia,  kontribusi KNPI kepada negara tidak sebanding dengan biaya yang diberikan negara kepada KNPI.

Dia mengatakan, KNPI sudah menjadi lembaga politik pragmatis dan tidak bermanfaat. KNPI bahkan sudah sangat jauh tertinggal dari Badan Serbaguna Nahdatul Ulama (Banser NU) maupun Pemuda Muhammadiyah. “Karenanya, JIMI menilai eksitensi KNPI dihentikan saja,” ujarnya.

Lagi pula, lanjutnya, orientasi KNPI juga sudah tidak sesuai visi dan misi awalnya. KNPI telah meninggalkan ruhnya sebagai organisasi kepemudaan.

“Selama ini, hanya konflik kekuasaan yang dihadirkan KNPI, tidak ada program yang bisa mengembangkan potensi pemuda. KNPI juga gagal sebagai mitra-kritis pemerintah, tidak ada kritik terhadap pemerintah, sehingga KNPI tak lebih baik dari lembaga-lembaga kepemudaan di kampung,” tutur Muamar.

Karenanya, menurut dia, KNPI selama ini tidak memiliki peran strategis. KNPI itu kini hanya mirip arisan aktivis belaka. JIMI menganggap, KNPI telah uzur dan sudah sepatutnya dibubarkan. Biaya yang biasa diberikan negara kepada KNPI nantinya bisa disalurkan kepada lembaga lain yang produktif.

“Kini, KNPI hanya menjadi beban negara tanpa kontribusi. Harusnya KNPI menjadi lembaga mandiri dan menjadi teladan bagi lembaga-lembaga yang berada di bawah naungannya,” tutupnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan