Laga Yang Dramatis, Libas Sevilla Di Leg Kedua, Akhirnya Barca Lolos ke Final

Laga Yang Dramatis, Libas Sevilla Di Leg Kedua, Akhirnya Barca Lolos ke Final

- in OLAHRAGA
27
0
Laga Yang Dramatis, Libas Sevilla Di Leg Kedua, Akhirnya Barca Lolos ke Final. - Foto: Pemain Barcelona Selebrasi Kemenangannya.(Twitter)Laga Yang Dramatis, Libas Sevilla Di Leg Kedua, Akhirnya Barca Lolos ke Final. - Foto: Pemain Barcelona Selebrasi Kemenangannya.(Twitter)

Akhirnya Barcelona dipastikan melaju ke babak final Liga Spanyol. Kepastian itu dicapai, setelah tim asuhan Ronald Koeman itu mengalahkan Sevilla di leg kedua Liga Raja Spanyol atau Copa del Rey 2020/2021, yang berlangsung di Camp Nou, markas Barcelona, pada Kamis (04/03/2021) dini hari WIB. 

Skor 3-0 untuk kemenangan Barca diraih tanpa banyak campur tangan dari mega bintangnya, Lionel Messi. 

Pelatih Barca, Ronald Koeman mengaku bangga dengan permainan tim asuhannya melawan Sevilla. Meski menang, Koeman mengingatkan agar tetap rendah hati dan waspada. Sebab, mereka masih harus menghadapi klub yang juga sangar di Liga Champions. 

Ronald Koeman menyatakan bahwa kemenangan tersebut merupakan bukti mental juara yang dimiliki oleh timnya. 

Barcelona memang membutuhkan kemenangan minimal dengan marjin tiga gol untuk lolos ke babak final. Pasalnya mereka kalah 0-2 pada pertemuan pertama di markas Sevilla. 

“Kami selalu memiliki keyakinan. Kami tak pernah menyerah di Copa del Rey. Itu adalah pertanyaan soal mental,” ujar Ronald Koeman dalam konferensi persnya usai laga sebagaimana dilansir Mundo Deportivo. 

Meski tak mudah mengalahkan Sevilla, Koeman mengacungkan jempol atas permainan timnya yang berjibaku dengan sangat luar biasa. 

“Sebagai pelatih, saya tak bisa meminta tim saya untuk berbuat lebih dari yang saya lihat malam ini. Kami berjuang hingga babak tambahan dan ini luar biasa. Saya sangat bahagia dengan kerja tim malam ini,” tutur Ronald Koeman. 

Koeman juga menilai Barcelona memang layak lolos. Meskipun kalah 0-2 pada laga pertama, dia menilai timnya bermain lebih baik dari Sevilla pada kedua babak semifinal. 

Kemenangan tersebut merupakan yang kedua diraih Barcelona atas Sevilla dalam sepekan terakhir. Pada akhir pekan kemarin, Lionel Messi cs menang 2-0 di markas lawan pada ajang Liga Spanyol. 

Hasil positif itu tak lepas dari perubahan skema permainan yang diterapkan Koeman. Dia menggunakan skema 3-5-2 pada dua laga tersebut sementara pada laga pertama semifinal Copa del Rey ini dia menggunakan skema 4-3-3. 

Dia pun menyatakan sangat senang karena skema permainan tersebut berjalan baik. Koeman bahkan menilai Barcelona seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak lagi. 

“Cara kami bermain di markas Sevilla. Itu adalah laga pertama kami menggunakan 3-5-2. Kami mencoba hal yang sama hari ini dan kami berhasil,” ujarnya. 

Target minimal Barcelona agar bisa lolos ke final adalah minimal bisa meraih 3 gol dari laga dengan Sevilla. Dan itu terwujud. 

“Kami menciptakan tiga gol dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak lagi. Tetapi anda tak bisa meminta lebih,” imbuhnya. 

Kemenangan 3-0 itu membuat Barcelona lolos ke partai final dengan kumulasi 3-2. Meski Barca sukses comeback tak membuat Ronald Koeman sesumbar bisa melakukan hal serupa di ajang Liga Champions 

Barcelona harus meraih kemenangan dengan marjin minimal empat gol pada laga kedua babak 16 besar melawan Paris Saint Germain (PSG) untuk lolos ke perempat final Liga Champions. 

Koeman menyatakan bahwa laga kontra Sevilla dan PSG merupakan dua hal yang berbeda. Dia menyatakan mereka akan menyambangi markas PSG pada pekan depan dengan tekad memenangkan laga tersebut. Meskipun demikian dia tak mau buru-buru menyatakan mereka pasti akan lolos. 

Pelatih asal Belanda itu bahkan sudah mewanti-wanti agar Barcelona menerima kemungkinan terburuk. 

Jika pun Barcelona gagal lolos ke perempat final di Liga Champions, menurut dia, mereka harus menerima kenyataan itu. 

“Membalikkan keadaan dari tertinggal 0-2 adalah satu hal, tetapi kembali dari kekalahan 1-4 adalah hal lain,” kata Koeman. 

Koeman tidak bisa bercerita banyak tentang rencana dan aksi laga Barcelona nanti dalam melawan PSG di Liga Champions. 

“Kami akan mencoba memenangkan laga melawan PSG. Tergantung bagaimana laga itu akan berjalan, kita lihat saja nanti. Jika kami tak bisa melakukannya, kami harus menerimanya dan melanjutkan langkah kami,” jelasnya. 

Soal perfroma Barcelona pada laga kontra Sevilla, Koeman menyatakan sangat puas. Dia menyatakan Lionel Messi menunjukkan perjuangan tak kenal lelah hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan. 

“Kami terus berjuang meskipun kelelahan, itu luar biasa. Saya sangat puas dengan tim ini. Kami layak menang dan saya kira kami bermain lebih baik pada dua laga ini,” sebutnya. 

Pertandingan keras dan melelahkan berbuah manis bagi Barca. Mereka sukses selangkah lagi menuju kampiun Copa del Rey. 

“Kami terus menekan mereka. Tim sangat kuat secara mental dan fisik. Kami selalu yakin bisa membalikkan keadaan. Kami tak pernah melempar handuk di Copa,” ujar Koeman. 

Kemenangan 3-0 pada laga Barcelona vs Sevilla itu membuat La Blaugranajulukan Barcelona, lolos ke partai final Copa del Rey dengan kumulasi 3-2.  

Mereka akan menghadapi pemenang antara Levante vs Athletic Bilbao yang akan berlangsung pada Jumat dini hari nanti. 

Kiper BarcelonaMarc Andre Ter Stegen juga merasa senang dengan kemenangan timnya melawan Sevilla. 

Usai tertinggal satu gol dari Barcelona, Sevilla sempat memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Peluang itu lahir pada menit ke-73 saat Sevilla mendapatkan hadiah tembakan penalti. 

Namun, eksekusi Lucas Ocampos gagal bersarang di jala gawang BarcelonaMarc Andre Ter Stegen sukses menghalaunya. 

“Jika mereka sukses mencetak gol saat itu, segalanya akan menjadi lebih sulit buat kami,” ujar Marc Andre Ter Stegen dilansir Football Espana. 

Pertandingan yang melelahkan dan dramatis itu, lanjutnya, memang wajar dimenangkan oleh Barcelona. 

“Kami bermain dengan lengkap dan kami pantas mendapatkan hasil ini. Senang rasanya bisa membantu mereka dengan menahan penalti,” tutur kiper asal Jerman itu. 

Marc Andre Ter Stegen menyebut, kunci kemenangan yang paling penting adalah keyakinan dan kepercayaan diri. 

“Kami tidak berhenti percaya dengan usaha-usaha kami. Kami berkembang dan berharap bisa menjuarai turnamen ini,” ujarnya. 

Sementara itu, Pelatih Sevilla Julen Lopetegui mengeluhkan kepemimpinan wasit Juan Maria Sanchez Martinez dalam laga ini. Dia mengatakan, banyak keputusan Martinez yang merugikan timnya. 

Julen Lopetegeui menyebut kekalahan timnya itu merupakan kejadian paling kejam dalam sepak bola. Dia menyoroti keputusan Martinez yang tak memberikan kartu merah kepada bek Barcelona, Oscar Mingueza, saat melanggar Lucas Ocampos di kotak penalti. 

Menurut dia, Mingueza layak mendapatkan kartu kuning karena Ocampos saat itu berpeluang berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen. 

Mantan pelatih Timnas Spanyol dan Real Madrid itu pun tak mau berkomentar lebih banyak karena khawatir akan mendapatkan sanksi. 

“Kita telah menyaksikan sisi terkejam dalam sepak bola di pertandingan malam ini,” protes Lopetegui usai pertandingan. 

Sikap yang tidak fair telah dipertunjukkan wasit bagi Sevilla. “Kami harus bermain dengan 10 orang dan seharusnya satu pemain mereka juga diusir keluar. Itu memalukan,” lanjutnya. 

Jule menduga, wasit tidak fair dalam melangsungkan pertandingan “Saya kira keputusan terhadap Mingueza tidak tepat. Dia menghalau pemain kami yang memiliki peluang besar mencetak gol, tetapi wasit tak melihatnya seperti itu,” sebutnya. 

Karena itu, Julen mengaku kecewa kepada wasit. “Banyak keputusan yang merugikan kami, pemain cedera, kebobolan dari tembakan pertama yang mengarah ke gawang kami. Kami memiliki kesempatan untuk lolos tetapi tidak dan kami sangat kecewa. Saya tak bisa berkata lebih banyak lagi. Jika anda berbicara lebih banyak, anda tahu apa yang akan terjadi,” ujarnya. 

Pelanggaran Mingueza terhadap Ocampos itu memang menjadi salah satu drama kontroversial pada laga ini. 

Martinez memberikan hadiah penalti kepada Sevilla akan tetapi tak memberikan kartu kuning kedua kepada Mingueza. Saat itu Barcelona baru unggul 1-0. 

Apes bagi Sevilla, eksekusi yang dilakukan Ocampos tak berbuah hasil. Tendangan pesepakbola asal Argetina itu terlalu lemah dan dapat dibaca dengan sempurna oleh Ter Stegen. 

Pada menit ke-92, Sevilla pun harus bermain dengan 10 orang setelah Fernando mendapatkan kartu kuning kedua atas pelanggaran terhadap Francisco Trincao. 

Gelandang Sevilla, Joan Jordan, menilai keputusan Martinez itu berat sebelah karena Mingueza tak mendapatkan kartu kuning kedua. Pada laga pertama, menurut dia, Lionel Messi juga lolos dari ganjaran kartu merah. 

“Saya menghormati wasit tetapi dia tak memberikan Mingueza kartu kuning kedua. Pada laga sebelumnya, Leo juga tak mendapatkan kartu kuning kedua, tetapi hari ini Fernando mendapatkannya,” ujar Jordan. 

Setelah kartu merah terhadap Fernando, Barcelona pun berhasil mencetak gol kedua. Sundulan Gerard Pique membuat skor menjadi 2-0 dan memaksa babak tambahan harus dimainkan untuk menentukan siapa yang layak melaju ke partai final. 

Penyerang Martin Braithwaite yang baru masuk pada akhir babak kedua membuat laga Barcelona vs Sevilla berakhir dengan skor 3-0. Menyambut umpan Jordi Alba, Braithwaite menyundul bola masuk ke gawang Sevilla yang dikawal Yassine Bounou 

Sevilla mengklaim mereka layak mendapatkan hadiah penalti kedua setelah Clement Lenglet dianggap menyentuh bola dengan tangannya. 

Insiden tersebut terjadi pada babak tambahan setelah waktu normal berakhir dengan skor 2-0 yang membuat Barcelona menyamakan kumulasi menjadi 2-2. Pada menit ke-100, Lenglet saat itu berebut bola dengan penyerang Sevilla, Lucas Ocampos. 

Para pemain Sevilla sempat mengajukan protes kepada wasit Juan Maria Sanchez Martinez karena menganggap Lenglet menyentuh bola dengan tangannya. Akan tetapi Martinez tak menghiraukan protes tersebut. 

Mantan wasit asal Spanyol, Juan Andujar Oliver, membela keputusan Martinez. Menurut dia, Lenglet tak sengaja melakukan itu. Berdasarkan tayangan ulang kejadian, menurut Oliver, bola sempat mengenai dada Lenglet sebelum menyentuh tangannya. 

“Keputusan wasit benar karena bola mengenai dada Lenglet kemudian baru mengenai tangannya,” ujarnya seperti dilansir oleh media Spanyol Marca. 

Laga itu berjalan dengan dramatis. Barcelona unggul lewat tendangan keras Ousmane Dembele dari luar kotak penalti pada menit ke-12. 

Sevilla sebenarnya memiliki kesempatan menyamakan kedudukan pada menit ke-71. Wasit menunjuk titik putih setelah Oscar Mingueza menjatuhkan Lucas Ocampos di kotak penalti. 

Apes bagi Sevilla, eksekusi yang dilakukan Ocampos masih dapat ditebak sempurna oleh penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen. 

Para pemain Sevilla juga sempat mengajukan protes kepada Martinez saat diberi hadiah penalti. Mereka menganggap Oscar Mingueza layak mendapatkan kartu kuning kedua. 

Akan tetapi Oliver menilai keputusan Martinez itu juga benar. Menurut dia, hadiah penalti saja sudah cukup. 

“Itu keputusan yang benar memberikan penalti atas pelanggaran yang dilakukan pemain Barcelona dan tak memberikan dia kartu kuning,” ujar Oliver. 

Sevilla harus bermain dengan 10 orang pada masa tambahan waktu babak kedua. Pelanggaran yang dilakukan Fernando terhadap Trincao pada menit ke-90+2 membuat dia diganjar kartu kuning kedua. 

Dua menit berselang Gerard Pique membuat Barcelona unggul 2-0. Memanfaatkan umpan silang Antoine GriezmannPique memenangkan duel udara dan menanduk bola tepat ke gawang Sevilla yang dikawal Yassine Bounou. 

Skor 2-0 membuat kumulasi menjadi 2-2 dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan untuk menentukan siapa yang lolos ke babak final. Kemenangan Barcelona kemudian ditentukan pada menit ke-95. 

Martin Braithwaite yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menanduk umpan silang yang dilepaskan Jordi Alba. Sevilla gagal mencetak satu gol pun dan akhirnya tersingkir. 

Selain laga Barcelona vs Sevilla, semifinal Copa del Rey juga mempertemukan Levante vs Athletic Bilbao. Laga ini akan digelar pada Jumat dinihari 5 Maret 2021 dengan laga pertama berakhir 1-1. 

Gol pertama Barcelona dipersembahkan Ousmane Dembele pada menit ke-12. Penyerang asal Prancis itu melepaskan tembakan kencang dengan kaki kanannya dan menghujam pojok kiri atas gawang Sevilla. 1-0 untuk Barcelona. 

Tuan rumah membutuhkan dua gol lagi untuk memastikan satu tempat di babak final. Tidak heran kalau klub berjuluk Blaugrana tersebut melancarkan serangan bertubi-tubi di menit-menit berikutnya. 

Barcelona nyaris menambahkan golnya pada menit ke-33. Tembakan Lionel Messi dari sudut sempit mengenai pemain Sevilla dan menuju ke gawang. Untung buat Sevilla, Marcos Acuna cukup sigap untuk menghalau bola dengan segera. 

Memasuki babak kedua, Barcelona langsung melancarkan serangan. Namun peluang emas baru tercipta pada menit ke-67. Jordi Alba melepaskan tembakan voli dengan memanfaatkan umpan dari Dembele. Namun, bola hanya membentur mistar gawang. 

Kabar buruk menghampiri Barcelona di menit ke-71. Sang bek, Oscar Mingueza, terlihat melanggar Lucas Ocampos di kotak terlarang sehingga wasit tidak ragu menunjuk titik putih dan memberikan penalti kepada Sevilla. 

Untungnya, Ocampos gagal melaksanakan tugasnya. Eksekusi penyerang asal Argentina tersebut begitu buruk hingga kiper BarcelonaMarc-Andre Ter Stegen, mampu menghalau bola tanpa kesulitan berarti. 

Angin mulai berhembus ke arah Barcelona. Pada masa injury time, Sevilla kehilangan pemain setelah Fernando diganjar kartu kuning kedua oleh wasit usai melanggar Francisco Trincao. 

Tidak lama setelahnya, Gerard Pique berhasil mencetak gol kedua Barcelona! Bek veteran tersebut memanfaatkan assist dari Antoine Griezmann dan menjebol gawang Sevilla lewat sundulannya. Dramatis, skor 2-0 membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjang waktu. 

Barcelona hanya butuh waktu lima menit sejak kick-off babak perpanjangan waktu untuk mencetak gol ketiganya. Kali ini berasal dari sundulan Martin Braithwaite, memanfaatkan assist dari Jordi Alba. 3-0 untuk Barcelona. 

Pada titik ini, peluang Sevilla untuk melaju ke babak final semakin menipis. Klub besutan Julen Lopetegui tersebut harus mencetak satu gol agar bisa mengalahkan Barcelona lewat regulasi gol tandang. 

Sevilla mendapatkan kartu merah kedua yang ditujukan kepada Luuk de Jong lantaran melakukan protes berlebihan. Untungnya, jumlah pemain Sevilla di lapangan tidak berkurang karena De Jong sudah ditarik keluar pada babak kedua. 

Barcelona mulai tenang di babak kedua perpanjangan waktu. Tidak banyak peluang yang mereka ciptakan pada momen ini. Sementara Sevilla harus berjuang untuk mencetak satu gol krusial dengan 10 orang pemain di lapangan. 

Pertandingan berakhir begitu wasit meniupkan peluit panjang. Barcelona berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0 dan berhak melaju ke babak final.(J-RO)

Susunan Pemain 

Barcelona (3-1-4-2): Marc-Andre ter Stegen; Oscar Mingueza (Junior Firpo 78’), Clement Lenglet, Gerard Pique; Sergio Busquets (Ilaix Kourouma 78’); Sergino Dest (Antoine Griezmann 63’), Frenkie de Jong, Pedri (Martin Braithwaite 89’), Jordi Alba; Ousmane Dembele (Francisco Trincao 89’), Lionel MessiPelatih: Ronald Koeman. 

Sevilla (4-3-3): Tomas VaclikAleix Vidal (Jesus Navas 54’), Jules Kounde, Diego Carlos, Marcos Acuna (Karim Rekik 54’); Joan Jordan (Munir 105’), Fernando, Oliver Torres (Lucas Ocampos 62’); Suso (Papu Gomez 79’), Luuk de Jong (Ivan Rakitic 54’), Youssef En-NesyriPelatih: Julen Lopetegui.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Menangi Laga di Kandang Bilbao, Atletico Madrid Kejar Barcelona

Telah dibaca: 3 Dari Liga Spanyol, Klub Atletico Madrid berhasil