Kunker di Hari Jadi Ke-65 Provinsi Jambi, Jaksa Agung Burhanuddin: Jambi Pulih, Jambi Mantap!

Kunker di Hari Jadi Ke-65 Provinsi Jambi, Jaksa Agung Burhanuddin: Jambi Pulih, Jambi Mantap!

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
20
0
Kunker di Hari Jadi Ke-65 Provinsi Jambi, Jaksa Agung Burhanuddin: Jambi Pulih, Jambi Mantap! - Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin, melakukan Kunjungan Kerja atau Kunker ke wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Jambi (Kejati Jambi), dan menghadiri serta memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-65, bertempat di Aula DPRD Provinsi Jambi, Kamis (06/01/2022).(Ist)Kunker di Hari Jadi Ke-65 Provinsi Jambi, Jaksa Agung Burhanuddin: Jambi Pulih, Jambi Mantap! - Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin, melakukan Kunjungan Kerja atau Kunker ke wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Jambi (Kejati Jambi), dan menghadiri serta memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-65, bertempat di Aula DPRD Provinsi Jambi, Kamis (06/01/2022).(Ist)

Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin menyampaikan Selamat Hari Jadi ke-65 Provinsi Jambi. Jambi Pulih, Jambi Mantap! 

Hal itu disampaikan Jaksa Agung Burhanuddin dalam Kunjungan Kerja atau Kunker ke wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Jambi (Kejati Jambi), Kamis (06/01/2022). 

Dalam kunkernya itu, Jaksa Agung Burhanuddin juga sempat menghadiri dan memberikan sambutan pada  Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-65, bertempat di Aula DPRD Provinsi Jambi. 

Jaksa Agung Burhanuddin didampingi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Dr Fadil Zumhana, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kajati DKI), Dr Febrie Adriansyah, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi (Kajati Jambi), Sapta Subrata, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kajati Sultra) Sarjono Turin, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Asisten Umum Jaksa Agung Kuntadi, Asisten Khusus Jaksa Agung Hendro Dewanto. 

Kehadiran Jaksa Agung Burhanuddin beserta Kepala Kejaksaan Tinggi pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi itu atas undangan Gubernur Jambi kepada Tokoh Masyarakat yang pernah bertugas, maupun penduduk Jambi yang telah berhasil. 

Mengawali sambutannya, Jaksa Agung Burhanuddin menyampaikan, pada awal tahun 2022 yang penuh semangat ini, Provinsi Jambi telah menginjak usia yang ke-65 tahun. 

Berkenaan dengan itu, maka pada kesempatan yang penuh suka cita dan menggembirakan ini, Jaksa Agung Burhanuddin mengucapkan Dirgahayu Provinsi Jambi. 

“Semoga Provinsi Jambi menjadi provinsi yang Lebih Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah, dan Profesional,” tutur Burhanuddin. 

Menapaki usia yang ke-65 ini, Jaksa Agung Burhanuddin mengatakan tentunya Provinsi Jambi telah mengalami banyak perubahan, pembangunan, dan juga telah melalui berbagai macam tantangan pembangunan. 

“Sehingga kini Provisi Jambi dapat menorehkan berbagai macam prestasi yang membanggakan dalam tingkat Nasional,” lanjutnya. 

Prestasi-prestasi Provinsi Jambi itu, lanjutnya, di antaranya, capaian Provinsi Jambi menjadi Daerah yang paling bahagia di Sumatera, dan peringkat 4 secara Nasional, dengan indeks nilai 75,17 poin. 

Nilai ini di atas rata-rata indeks kebahagiaan nasional dengan indeks nilai 71,49 poin. 

Hal ini menunjukkan terjaganya keamanan, ketertiban, dan kenyamanan tinggal di Jambi, karena kebahagiaan tidak bisa dibeli dan diukur dengan materi.  

Semuanya berasal dari hati maka masyarakat Jambi memiliki kebersamaan dalam ikatan tali silaturahmi yang sangat kuat. 

“Saya berharap capaian dan prestasi yang telah diraih ini dapat dipertahankan dan terus dikembangkan. Sehingga kesejahteraan masyarakat Jambi terus meningkat. Yang pada akhirnya Provinsi Jambi menjadi salah satu rujukan Provinsi lain dalam pengelolaan Pemerintahan Daerah,” tutur Burhanuddin. 

Prestasi Provinsi Jambi lainnya, dilanjutkan Burhanuddin, pada Triwulan III tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi menduduki urutan kedua di Sumatera, yaitu sebesar 5,91 persen. 

“Hal tersebut menjadi modal dasar untuk memantapkan tata kelola Pemerintah, memantapkan perekonomian Masyarakat dan Daerah, serta memantapkan kualitas Sumber Daya Manusia,” ujarnya. 

Burhanuddin juga menyampaikan, Gubernur Provinsi Jambi, Al Haris juga menerima penghargaan People of The Year 2021 dari Metro TV dengan kategori Best Governor For Healthcare dan Action Againts Pandemi. 

“Di masa pandemi ini, Bapak Gubernur dinilai mampu menanggulangi pandemi Covid-19 dengan baik dan menekan angka kasus Covid-19 di Provinsi Jambi,” imbuh Burhanuddin. 

Selanjutnya, Jaksa Agung Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada segenap elemen Pemerintah Daerah dan masyarakat Jambi, atas beberapa keberhasilan yang telah diraih. 

“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras, serta menjadi spirit untuk menghadapi tantangan ke depan yang lebih dinamis dan kompleks,” ujarnya. 

Burhanuddin mengatakan, Sumber Daya Alam yang dimiliki Provinsi Jambi sangat melimpah. Dan letak wilayah yang cukup strategis, karena berada di segitiga pertumbuhan wilayah Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Serta beragam potensi lainnya yang dimiliki menjadi berkah tersendiri bagi Provinsi Jambi. 

Maka, lanjut Burhanuddin, tidaklah berlebihan apabila pada saat ini Pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan berbagai pembangunan di semua lini secara gencar, masif, dan menyeluruh. 

Seperti halnya Pembangunan Pelabuhan di Ujung Jabung, Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera yang melintasi wilayah Provinsi Jambi, Pembangunan Kawasan Ekonomi Industri Kemingking di Kabupaten Muaro Jambi, maupun Pembangunan Listrik Tenaga Air di Kabupaten Merangin. 

“Berbagai pembangunan tersebut tentu membawa begitu banyak asa dan harapan bagi segenap masyarakat Jambi. Karena diyakini akan mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian, membuka sejumlah lapangan kerja baru, meningkatkan geliat produktivitas dan daya saing, mempercepat lalu lintas transportasi barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia,” tutur Jaksa Agung Burhanuddin. 

Di samping itu, di tengah keterbatasan karena pandemi Covid-19 yang telah memukul roda perekonomian, Provinsi Jambi melakukan gebrakan dengan mengeluarkan regulasi yang dapat mendukung pemulihan ekonomi dan terciptanya ekosistem inovasi. 

Yaitu Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Inovasi di Daerah. 

Hadirnya peraturan tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah dalam mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan berbagai macam inovasinya. Sehingga mampu meningkatkan daya saing Daerah.  

“Dengan adanya berbagai macam terobosan inovasi ini, tentunya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pulihnya roda perekonomian, yang semuanya itu berujung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Burhanuddin. 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan pepatah kearifan lokal. 

“Bagi kita semua, melalui Seloko Adat Jambi, ‘Rumah sudah, pahat idak berbunyi, api padam puntung tidak berasap, yang terjatuh biarlah tinggal, yang terpijak biarlah luluh’,” sebut Burhanuddin. 

Adapun makna petuah tersebut adalah, dalam menetapkan keputusan yang berat atau rumit, harus dikuatkan dengan janji setia menurut kenyataan hukum guna menata kehidupan masyarakat yang taat kepada hukum. 

Atas nama pribadi, dan pimpinan Kejaksaan, Jaksa Agung Burhanuddin menyampaikan Selamat Hari Jadi Ke-65. “Jambi Pulih, Jambi Mantap!” ujar Burhanuddin. 

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-65 diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan dan sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan swab antigen.(J-RO) 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sebagai Ujung Tombak, Jaksa Agung Burhanuddin Minta Segera Dibagun Badiklat Berbasis Coorporate University

Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin menyebut, Badan Pendidikan