Breaking News

Kunjungi Pulau Natuna, BPJS Ketenagakerjaan Ingin Pastikan Perlindungan Bagi Pekerja

Kiri-Kanan : Surya Rizal, Kepala BPJSTK Cabang Batam; Rekson Silaban, Anggota Dewas BPJSTK; Naufal Mahfudz, Direktur Umum & SDM BPJSTK; Budiono, Deputi Direktur Wilayah Sumbarriau BPJSTK; Harry Setyawan; Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) dan Rini Suryani, Kepala BPJSTK Cabang Tanjung Pinang.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) berkunjung ke Pulau Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (21/03/2019).

Kunjungan ini sekaligus hendak memastikan adanya perlindungan bagi para pekerja di Kepulauan Natuna itu.

Di Ranai, Pulau Natuna, Direktur Umum Dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz mengatakan, pihaknya hendak memastikan manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Pulau itu.

“Hari ini kami hadir di Ranai untuk memastikan pelayanan jaminan sosial ketenagakerjaan yang kami selenggarakan telah dirasakan manfaatnya oleh para pekerja yang ada di Kepulauan Natuna ini. Jumlah pekerja yang telah terdaftar mencapai sekitar 1.900 tenaga kerja, dan tentunya mereka harus dipastikan mendapatkan layanan dan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan dengan baik,” tutur Naufal, dalam siaran pers, Rabu (21/03/2019).

Dalam kunjungan ini, Direktur Umum Dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz didampingi oleh Deputi Direktur Wilayah Sumbarriau, Budiono, dalam pertemuannya dengan Bupati Kepulauan Natuna, Hamid Rizal.

Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan wajib didapatkan oleh seluruh pekerja Indonesia, tak terkecuali bagi pekerja yang ada di Kabupaten Natuna, salah satu kabupaten kepulauan yang terletak di gugus kepulauan terdepan Indonesia berada di bawah Provinsi Kepulauan Riau.

Kabupaten ini memiliki luas wilayah 264 kilometer persegi dan 90% merupakan lautan, memiliki jumlah penduduk sekitar 76.000 jiwa, serta jumlah angkatan kerja kurang lebih 37.000 orang.

Melihat potensi kepesertaan dan jumlah pekerja yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dibutuhkan dukungan semua pihak agar seluruh pekerja di Kepulauan Natuna dapat segera terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

Memberikan perlindungan bagi pekerja di Kepulauan Natuna menjadi tantangan tersendiri bagi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan jumlah 27 pulau yang berpenghuni dari 154 pulau yang ada, tentunya membutuhkan upaya yang lebih keras dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja di Kepulauan Natuna.

“Sebagai badan hukum publik yang ditunjuk oleh pemerintah, kami senantiasa berupaya memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan telah diperoleh oleh pekerja di seluruh wilayah Republik Indonesia, termasuk yang berada di wilayah kepulauan terdepan seperti Kabupaten Natuna. Tidak lain tujuannya adalah untuk mewujudkan masyarakat pekerja Indonesia yang sejahtera,” tutur Naufal.

Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Rekson Silaban, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan mendukung langkah manajemen dalam menjalin kerjasama dengan setiap Pemerintah Daerah untuk peningkatan jumlah kepesertaan.

“Kerjasama ini sangat dibutuhkan untuk membangun dukungan dan komitmen Pemda dalam memberikan perhatian dan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di wilayahnya sehingga masyarakat pekerja Natuna lebih sejahtera,” ujar Rekson Silaban.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*