Korupsi Pemberian Fasilitas Pembiayaan Danareksa, Rugikan Negara Hingga Rp 100 Miliar

Korupsi Pemberian Fasilitas Pembiayaan Danareksa, Rugikan Negara Hingga Rp 100 Miliar.
Korupsi Pemberian Fasilitas Pembiayaan Danareksa, Rugikan Negara Hingga Rp 100 Miliar.

Untuk mengusut adanya dugaan korupsi pada pemberian fasilitas pembiayaan dari PT Danareksa Sekuritas kepada debitur PT Evio Sekuritas yang sudah mencapai Rp 100 miliar, penyidik Kejaksaan Agung di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) memanggil dan memeriksa nasabah PT Danareksa Sekuritas bernama Welly Budi Sanjaya.

Pemanggilan dan pemeriksaan dilakukan di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, pada Selasa, 3 September 2019.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri mengatakan, Welly dipanggil masih dalam status sebagai saksi.

Saksi Welly Budi Sanjaya diperiksa terkait dengan pembelian saham SIAP dengan mekanisme free of payment atau bebas pembayaran,” ujar Mukri, Jumat (06/09/2019).

Kasus dugaan tindak pidana korupsi ini berawal pada Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2015.  PT Danareksa (Persero) dan empat entitas anak perusahaannya telah memberikan fasilitas pinjaman untuk pembiayaan kepada Debitur perusahaan swasta.

Pemberian pinjaman dan atau kerjasama tersebut, diduga telah terjadi perbuatan melawan hukum atau pelanggaran prosedural dalam pelaksanaannya, yang dilakukan PT Danareksa (Persero) dan entitas anak perusahaannya. Sehingga mengakibatkan pemberian fasilitas pembiayaan tersebut mengalami gagal bayar atau non performing loan.

“Yang menimbulkan kerugian keuangan negara diperkirakan mencapai Rp 100 miliar,” ujar Mukri.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan