Korupsi Pembangunan Water Front City Namlea, Kejati Maluku Tahan Dua Tersangka

Korupsi Pembangunan Water Front City Namlea, Kejati Maluku Tahan Dua Tersangka

- in HUKUM
18
0
Korupsi Pembangunan Water Front City Namlea, Kejati Maluku Tahan Dua Tersangka.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi Pembangunan Water Front City Namlea.

Kedua tersangka yang ditahan adalah SJ sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan MP sebagai Konsultan Pengawas. Dalam proyek pembangunan bermasalah ini, Negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 6 miliar.




Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menuturkan, tersangka SJ dan MP ditahan dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Water Front City Namlea Tahap I Tahun Anggaran 2015 dan Tahap II Tahun Anggaran 2016 pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru.

“Keduanya ditahan oleh penyidik selama 20 hari ke depan, terhitung sejak hari ini Senin, 29 April 2019 di Rutan Klas II A Ambon,” ujar Mukri, di Jakarta, Senin (29/04/2019).

Dalam perkara ini, penyidik Kejati Maluku telah menetapkan 4 tersangka. Dua tersangka lainnya, inisial SU yang merupakan Rekanan Pelaksana Pekerjaan dan MD sebagai Kuasa dari Rekanan Pelaksana Pekerjaan, tidak hadir dalam pemanggilan dan pemeriksaan penyidik.




“Untuk kedua tersangka lainnya itu, penyidik akan segera menjadwalkan pemanggilan. Dalam waktu dekat pemanggilan terhadap keduanya segera dilakukan,” tutup Mukri.(JR)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like