Breaking News

Korupsi Dana Desa, Jaksa Tangkap Eks Kades Masadian Saat Pesta Miras

Korupsi Dana Desa, Jaksa Tangkap Eks Kades Masadian Saat Pesta Miras. Korupsi Dana Desa, Jaksa Tangkap Eks Kades Masadian Saat Pesta Miras.

Seorang buronan kasus korupsi Dana Desa, ditangkap jaksa saat sedang menggelar pesta minuman keras (miras).

Penangkapan terhadap seorang bekas Kepala Desa Masadian berinisial SN itu terjadi pada Minggu, 8 September 2019, sekitar Pukul 22.30 WITA, di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Dr Mukri menjelaskan, penangkapan terhadap eks Kades itu merupakan Program Tangkap Buronan atau Tabur 31.1 Kejaksaan. SN menjadi buronan ke 121 yang ditangkap Jaksa pada tahun 2019 ini.

Memang, masing-masing Kejaksaan Tinggi menargetkan minimal dapat menangkap 1 Buronan untuk setiap bulannya.

“Penangkapan buronan kali ini dilakukan oleh Tim Kejaksaan Negeri Morowali. Yang dipimpin oleh Kasi Pidsusnya. Mantan Kades dengan inisial SN ditangkap ketika sedang pesta miras. Sempat terjadi keributan, tetapi berkat koordinasi serta bantuan Kepolisian Kendari, penangkapan berjalan lancar,” tutur Mukri, Rabu (11/09/2019).

Setelah ditangkap, tersangka langsung dibawa ke kantor Kejaksaan Negeri Morowali. Setibanya di kantor Kejaksaan Negeri Morowali pada hari Senin, 9 September 2019, sekira pukul 09.05 Wita, tersangka SN oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Morowali dilakukan pemeriksaan dan ditahan di Cabang Rutan Poso di Kolonodale selama 20 hari ke depan.

Penahanan dilakukan berdasarkan surat perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Morowali Nomor : Print-01/P.2.19/Fd.1/09/2019 tanggal 9 September 2019.

Penyidik Kejaksaan Negeri Worowali menetapkan SN sebagai tersangka sejak tanggal 26 Desember 2018. Karena tidak memenuhi panggilan secara patut untuk dilakukan pemeriksaan. Hingga akhirnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka SN diduga melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Desa pada Desa Masadian, Kecamatan Menui, Kepulauan Kabupaten Morowali, Tahun Anggaran 2016.

Dengan kerugian negara sebesar Rp. 341.395.0000,- (tiga ratus empat puluh satu juta tiga ratus sembilan puluh lima ribu rupiah).(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*