Kerepotan Hadapi Ukraina, De Oranje Akhiri Laga Dengan Kemenangan Tipis

Kerepotan Hadapi Ukraina, De Oranje Akhiri Laga Dengan Kemenangan Tipis

- in DAERAH, DUNIA, NASIONAL, OLAHRAGA
23
0
Pertandingan Grup C Piala Eropa 2020, Belanda Vs Ukraina, Skor 3-2: Kerepotan Hadapi Ukraina, De Oranje Akhiri Laga Dengan Kemenangan Tipis. -Foto: Timnas Belanda kalahkan Timnas Ukraina dengan skor 3-2. (AP/Peter de Jong)Pertandingan Grup C Piala Eropa 2020, Belanda Vs Ukraina, Skor 3-2: Kerepotan Hadapi Ukraina, De Oranje Akhiri Laga Dengan Kemenangan Tipis. -Foto: Timnas Belanda kalahkan Timnas Ukraina dengan skor 3-2. (AP/Peter de Jong)

Timnas Belanda mengalami kerepotan saat berhadapan dengan Timnas Ukraina pada Pertandingan Grup C Piala Eropa 2020/2021. 

Meski tidak mudah, akhirnya De Oranje, sebutan untuk Timnas Belanda, berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-2. 

Pertandingan digelar di Johan Cruyff ArenA, Belanda, pada Senin 14 Juni 2021 dini hari WIB. 

Pada babak pertama, kedua tim sama-sama kuat. Tidak ada gol yang tercipta. Gol-gol baru hadir di babak kedua. 

Belanda unggul dua gol lewat Gini Wijnaldum dan Wout Weghorst, sebelum Ukraina menyamakan skor dalam tempo empat menit berkat gol-gol Andriy Yarmolenko dan Roman Yaremchuk. 

Denzel Dumfries akhirnya bisa mencetak gol kemenangan Belanda di menit ke-85. Belanda sementara ada di posisi kedua klasemen dengan tiga poin, kalah selisih gol dari Austria di puncak klasemen. 

Sejak kick off kedua tim langsung bermain cepat. Pemain Timnas Belanda, Memphis Depay hampir bikin gol di menit kedua saat melakukan solo run dari tengah lapangan menuju kotak penalti. 

Dia melewati adangan 3-4 pemain lawan, tapi bola sepakannya masih bisa ditepis Kiper Timnas Ukraina Georgi Bushchan. 

Setelah itu Belanda bikin peluang lagi pada menit kelima. Gini Wijnaldum sejatinya mendapat bola di depan gawang, tapi memilih mengoper ke Denzel Dumfries yang berdiri bebas di kanannya. Meski begitu, bola sepakannya masih bisa ditepis Buschchan. 

Timnas Belanda masih menekan pertahanan Timnas Ukraina lewat serangan cepat dari sisi sayap kanan yang ditempati Dumfries. Di menit ketujuh, dia melepaskan umpan yang disambut kaki kanan Wijnaldum, tapi bola melayang. 

Tim Belanda dicatat sudah melepaskan tujuh attempts di 10 menit pertama. Ukraina tidak diberikan kesempatan. Timnas Ukraina cuma bisa mengancam lewat serangan balik yang digawangi Andriy Yarmolenko, tapi belum ada yang membahayakan gawang Maarten Stekelenburg. 

Pada menit ke-27, Kiper Ukraina, Bushchan lagi-lagi jadi tembok tebal untuk Belanda. Kali ini Wout Weghorst yang mendapat umpan pendek Memphis dan mampu memasuki kotak penalti. Tapi, Bushchan mampu mengadang bola tendangan Weghorst. 

Peluang tepat sasaran Ukraina pertama didapat pada menit ke-30 dari Yarmolenko yang menembak bola namun tepat ke pelukan Stekelenburg. 

Di menit ke-39 Wijnaldum mendapat ruang tembak dan langsung melepaskan sepakan voli. Bushchan yang nyaris terkecoh dengan cepat menepis bola. 

Semenit setelahnya, giliran Denzel Dumfries yang punya peluang. Crossing dari kiri menemuinya di tiang jauh, tapi sundulan Dumfries dalam posisi bebas di depan gawang melebar. Hingga turun minum, skor 0-0 bertahan. 

Pada babak kedua, Tim Belanda akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-52. Dumfries lagi-lagi jadi kekuatan Belanda dari sisi kanan yang mengoyak pertahanan Ukraina. 

Kali ini, umpan tariknya berhasil dihalau Bushchan, namun bola jatuh di jalur tembak Wijnaldum, yang langsung menyambarnya dengan kaki kiri dan jadi gol. 

Belanda pun semakin bersemangat dan mendapat peluang lewat Weghorst. Tapi bisa ditepis Bushchan di menit ke-55. 

Gol kedua didapat Belanda pada menit ke-58. Diawali serangan dari sisi kanan oleh Dumfries yang sebenarnya berhasil diamankan Vitalli Mykolenko. 

Namun, miskomunikasi membuat bola tidak dibuang sempurna dan disikat kaki kanan Weghorst untuk menjebol jala Bushchan. 

Gol kedua Belanda sempat diprotes Ukraina, karena Dumfries dalam posisi offside, tapi VAR tetap mensahkan gol tersebut. 

Setelah itu, Belanda terus menggempur untuk mendapatkan gol ketiganya. Ukraina membuat peluang di menit ke-72 dari tembakan Roman Yaremchuk yang tepat di pelukan Stekelenburg. 

Ukraina berhasil memangkas skor pada di menit ke-75 ketika Yarmolenko memainkan umpan 1-2 dengan rekannya di depan kotak penalti. 

Setelah itu, dia melepaskan tembakan kaki kiri dan bola melengkung ke pojok kanan atas tanpa bisa dijangkau Stekelenburg. 

Ukraina membuat skor jadi 2-2 pada menit ke-79, saat free kick Ruslan Malinovsky mengarah ke kotak penalti. Yaremchuk yang tak terkawal mampu menanduknya ke pojok kiri gawang dan Stekelenburg cuma terpaku. 

Tuan rumah mengembalikan keunggulannya jadi 3-2 di menit ke-85. Crossing Nathan Ake dari sisi kiri menemui Dumfries di tiang jauh, dan dia mampu menyundul bola ke gawang. Bushchan yang coba menepis tak kuasa melihat gawangnya bobol. Skor 3-2 bertahan hingga pertandingan selesai. 

Pemain Timnas Ukraina, Oleksandr Zinchenko mengaku sangat kecewa dengan hasil ini. Baginya, kekalahan di menit-menit akhir sangat menyakitkan. 

“Kami sangat kecewa karena kami menunjukkan karakter dan menyamakan skor dalam pertandingan yang begitu sulit. Selalu menyakitkan untuk kebobolan di menit-menit akhir, tetapi inilah sepakbola. Kami harus belajar dari kesalahan kami dan harus melangkah karena turnamen belum selesai setelah satu pertandingan,” ujar Zinchenko, yang dikutip dari situs resmi UEFA. 

Namun, dia berharap, pada laga-laga selanjutnya, Timnas Ukraina lebih bergiat lagi dan mengambil pelajaran dari pertandingan dari laga melawan Timnas Belanda itu. 

“Tim kami memiliki karakter dan hati yang besar. Saya pikir itu hal yang paling penting, dan hasilnya akan datang. Kami perlu mengambil hasil di pertandingan berikutnya,”  ujar pemain Manchester City itu. 

Ukraina selanjutnya berhadapan dengan Makedonia Utara. Tim debutan di Euro itu sebelumnya kalah 1-3 dari Austria. 

Sementara, mantan Pemain Timnas Belanda, Nigel de Jong gembira dengan kemenangan Tim-nya. 

“Sangat senang melihat Belanda menang. Itu adalah roller coaster emosional. Saya suara saya sudah habis, nih!” tutur Nigel de Jong, di ITV, yang dilansir BBC. 

Dia kagum dengan permainan yang dimainkan Denzel Dumfries dan kawan-kawannya. Sebab, Timnas Belanda mampu mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan pada laga itu. 

Denzel Dumfries kehilangan seorang pembimbing dan terutama di babak pertama. Dia harusnya bisa mencetak hat-trick dengan jumlah peluang yang dimiliki. Tapi dia membuatnya kembali diperhitungkan di akhir pertandingan,” jelasnya. 

De Jong juga bisa merasakan betapa situasi sangat menegangkan untuk pelatih Frank de Boer. Andai gagal menang, media-media bisa menghakimi Sang Pelatih. 

“Itu adalah beberapa menit yang menegangkan bagi Frank de Boer – saya sudah bisa membayangkan berita utamanya. Tapi tiga poin adalah hal yang paling penting,” ujar De Jong. 

Belanda untuk sementara duduk di posisi kedua dengan tiga poin. Mereka kalah selisih gol dari Austria yang berhasil mengalahkan Makedonia Utara dengan skor 3-1. 

Pelatih Timnas Ukraina, Andriy Shevchenko memuji anak asuhnya yang berani bangkit meski tertinggal 0-2. 

Sedangkan Pelatih Timnas Belanda, Frank de Boer juga bangga terhadap Depay Cs, meski sempat dibikin repot Ukraina.***

Susunan Pemain 

Timnas Belanda: Maarten StekelenburgJurrien Timber, Stefan de VrijDaley Blind (Nathan Ake 62’); Denzel DumfriesMaarten de RoonGeorginio WijnaldumFrenkie de Jong, Patrick van Aanholt (Owen Wijndal 62’); Wout WeghorstMemphis DepayPelatih: Frank de Boer. 

Timnas Ukraina: Georgi BushchanOleksandr Karavaev,Illia ZabarnyiMykola MatvyenkoVitalii Mykolenko; Ruslan MalinovskiySerhiy SydorchukOleksandr ZinchenkoAndriy Yarmolenko, Roman YaremchukOlekasandr Zubkov (Marlos 13’) (Mykola Shaparenko 64’). Pelatih: Andriy Shevchenko. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like