Kembali Periksa Dua Pejabat JICT Kasus Dugaan Korupsi di Pelindo II, Jaksa Sedang Bidik Tersangka

Kembali Periksa Dua Pejabat JICT Kasus Dugaan Korupsi di Pelindo II, Jaksa Sedang Bidik Tersangka

- in HUKUM
21
0

JAKARTA – Penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak menyurutkan langkahnya untuk membongkar kasus dugaan korupsi perpanjangan kerjasama pengoperasian dan pengelolaan pelabuhan PT Pelindo II (Persero) yang berupa kerjasama usaha dengan PT Jakarta Internasional Container Terminal (JICT).

Kali ini, penyidik memeriksa dua orang pejabat di PT JICT sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Telah melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi, yaitu Rati Farini selaku Wakil Ketua dan Sugeng Mulyadi selaku Ketua Tim Evaluasi dan Negosiasi Proposal Perpanjangan Kerja sama dengan PT JICT tahun 2013,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono di Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Hari menjelaskan, pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti. Sehingga, nantinya dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi.

“Juga guna menemukan tersangkanya, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP,” ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda (JAM) Pidsus Kejagung, Ali Mukartono mengatakan kasus di perusahaan plat merah itu berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam sewa-menyewa dermaga di kawasan pelabuhan PT Pelindo II yang dikelola PT JICT.

“Di pelabuhan kan ada tiga shift dan setiap shiftnya kan ada tarifnya. Nah disitu ada dugaan penyimpangan dalam sewa menyewa itu,” kata Ali Mukartono di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Dia membenarkan penggeledahan yang pernah dilakukan pihaknya di kantor PT JICT beberapa waktu lalu terkait dengan penyidikan yang kini sedang dilakukan.

Tentang kerugian negaranya, Ali mengakui masih belum diketahui. “Masih belum. Nanti kan masih menunggu (perhitungan) dari BPK atau BPKP. Kalau belum dihitung kan belum bisa tahu (kerugian negaranya),” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini pemeriksaan para saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dilaksanakan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

“Serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan,” ujar Hari yang juga mantan Wakajati Sumatera Selatan itu.(Richard)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Pelabuhan, Jaksa Mulai Garap Petinggi Pelindo II

Telah dibaca: 60 JAKARTA – Penyidik pidana khusus