Keluhkan Menurunnya Kopi, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu Ajak Masyarakat Rantau Maksimalkan Lagi Kopi Sidikalang

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu.
Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengeluhkan terjadinya penurunan penghasilan Kabupaten Dairi dan masyarakatnya dari Kopi. Padahal, selama ini, Kopi Sidikalang yang ada di Dairi sudah sangat terkenal hingga manca Negara. Dan menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat Dairi yang besar.

Sidikalang sebagai Kabupaten Dairi, yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang terkenal dengan kopinya. Namun, beberapa tahun terakhir ini, Kopi Dairi mengalami penurunan.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Eddy Keleng Ate Berutu saat menghadiri acara Perayaan Natal Masyarakat Dairi Sejabodetabek 2019, di Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),  Jakarta Pusat, Minggu (01/12/2019).

Eddy mengungkapkan, Kopi Dairi sudah sangat mendunia, bahkan banyak dicari oleh kalangan pecinta kopi dari luar negeri.

“Kopi bagi kabupaten Dairi adalah salah satu komoditi unggulan. Ada beberapa waktu dimana kita sedikit terlena, maka produksinya bertahap turun menurun. Oleh karena itu sangat susah di cari di pasar,” ungkap Eddy.

Menurutnya, Kopi Dairi hingga kini masih banyak dicari dari luar negeri, seperti Amerika, Jepang dan Korea. Mereka datang ke Kabupaten Dairi untuk mencari kopi.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Dairi sedang berusaha untuk mengembangkan kopi khas Sidikalang tersebut.  Ia mengungkapkan, kopi robusta Sidikalang sudah mendapatkan identitas geografi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Saat ini, pemerintah Kabupaten Dairi juga sedang mendaftarkan kopi arabika ke Kemenkumham, agar mendapatkan identitas geografi yang sama.

“Banyak sekali dari luar negeri yang datang. Baik dari Amerika, Jepang dan Korea. Mereka selalu datang ke Dairi untuk mencari kopi kita. Saya beritahu kepada masyarakat, dan kita berbicara dengan Kementerian Pertanian, tekad Pemerintahan Kabupaten Dairi untuk kembali mengakselerasi produksi kopi dari Sidikalang ini,” tutur Eddy.

Selain itu, Bupati Dairi juga menyampaikan, pihaknya sudah memberikan kemudahan kepada para petani kopi. Ia mengaku, Pemerintah Kabupaten Dairi sudah memberikan bantuan bibit kopi bahan kebutuhan para petani.

“Kita secara bertahap sudah membantu para petani dengan bibit-bibit. Lalu kemudian pupuk dan tehnik budidaya. Syukur sekarang kepercayaan masyarakat Dairi terhadap kopi dan dukungan terhadap pemerintah sudah mulai tumbuh,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Dairi juga ikut membantu meningkatkan posisi tawar petani dalam menentukan harga dan  mendorong terciptanya struktur pasar yang kompetitif.

“Mereka yakin setelah tumbuh dan dipetik, pemerintah akan hadir untuk memastikan harga jual cukup baik. Sehingga petani kita Bisa kembali  berproduksi dan memenuhi kebutuhannya,” pungkasnya.(Nando)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*