Kejati Sumsel Sidik Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

Kejati Sumsel Sidik Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

- in HUKUM
24
0

JAKARTA – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) kini tengah intensif mengusut dugaan korupsi pada proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Mohammad Rum, membenarkan bahwa pihaknya mengambil langkah hukum mengusut dugaan korupsi pada proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

“Sedang kami sidik itu kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya,” kata Rum di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (01/02/2021).

Seperti diketahui, tahun 2015 dan 2017 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menggelontorkan dana hibah yang ditaksir mencapai Rp 130 miliar untuk keperluan proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Masjid Raya Sriwijaya yang berlokasi di kawasan Jakabaring Palembang, dirancang sebagai masjid terbesar dan termegah di kawasan Asia.

Masjid yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 20 hektar yang didukung dengan peralatan modern, akan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat muslim (Islamic Centre) di Provinsi dengan 17 Kabupaten dan Kota itu.

Dengan dijadikannya sebagai pusat kegiatan keagamaan, diharapkan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga dapat dimanfaatkan lebih maksimal sebagai pusat kehidupan komunitas muslim, perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Alquran.

Sayangnya, pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring yang awalnya ditargetkan selesai sebelum perhelatan Asian Games 2018 lalu, itu harus mangkrak lantaran terjadi persoalan yang menyebabkan pembangunannya terhambat.

Mangkraknya proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya itupun terendus Kajati Sumsel, M Rum, yang lalu menugaskan tim intelijen Kejati Sumsel melakukan penyelidikan mangkraknya pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Rum mengatakan, selama dalam proses penyelidikan dugaan korupsi pada proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya itu, tim intelijen Kejati Sumsel melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak.

“Akhirnya, kami simpulkan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya ditingkatkan ke tahap penyidikan,” kata Rum.(Richard)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like