Breaking News

Kejati DKI Belum Terima Berkas Perkara Ratna Sarumpaet dari Polda Metro Jaya

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta hingga saat ini belum menerima berkas perkara dari Polda Metro Jaya terkait kasus berita palsu atau hoax yang sempat membuat kegaduhan dengan tersangka Ratna Sarumpaet (RS).

“Jadi, Polda Metro Jaya belum menyerahkan tahap 1 berkas perkara RS sampai saat ini,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (02/11/2018).

Menurutnya, penyerahan berkas tersebut merupakan bagian dari domain penyidik Polda Metro Jaya, kejaksaan hanya sebagai penerima. “Itu domain dari penyidik Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Sebelumnya, aktivis senior Ratna Sarumpaet yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus berita hoax. Tak lama setelah itu Ratna resmi ditahan di Rutan Mapolda Metro Jaya. Ratna ditahan usai menjalani pemeriksaan secara maraton di Polda Metro Jaya sejak dilakukan penangkapan di Bandara Soekarno Hatta.

Kasus hoax Ratna ini membuat heboh, pasalnya dia merupakan salah satu Juru Kampanye Nasional Capres-Cawapres Nomor 02 Prabowo-Sandiaga Uno. Ratna mengaku bahwa dirinya dianiaya di Bandung, Jawa Barat dengan bukti lebam disekujur wajahnya kepada Prabowo Cs.

Usai mendapatkan pengakuan Ratna, Prabowo langsung menggelar jumpa pers yang menyatakan bahwa pihaknya prihatin dan menyesalkan kejadian  yang menimpa Ratna. Bahkan pengakuan Ratna ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Melihat kegaduhan, Polri melakukan langkah-langkah penyelidikan. Selama proses penyelidikan Polri tidak menemukan bukti bahwa Ratna dianiaya oleh orang yang tak dikenal.

Melihat proses penyelidikan, Ratna mulai merasa terpojok, dan yang akhirnya Ratna menggelar jumpa pers. Secara mengejutkan Ratna mengakui soal penganiayaan itu adalah informasi palsu atau hoax. Soal lebam diwajahnya merupakan dampak dari tindakan operasi bedah penyedotan lemak.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*