Kejaksaan Negeri Jembrana Terima Pengembalian Denda dari Terpidana Prof Dr I Gede Winasa Sebesar Rp 3,8 Miliar

Kejaksaan Negeri Jembrana Terima Pengembalian Denda dari Terpidana Prof Dr I Gede Winasa Sebesar Rp 3,8 Miliar

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, PROFIL
304
0
Foto: Kejaksaan Negeri Jembrana Terima Pengembalian Denda, biaya perkara dan uang pengganti sebesar Rp 3.819.554.800,- (tiga miliar delapan ratus sembilan belas juta lima ratus lima puluh empat ribu delapan ratus rupiah) dari Terpidana atas nama Prof Dr Drg I Gede Winasa.(Dok)Foto: Kejaksaan Negeri Jembrana Terima Pengembalian Denda, biaya perkara dan uang pengganti sebesar Rp 3.819.554.800,- (tiga miliar delapan ratus sembilan belas juta lima ratus lima puluh empat ribu delapan ratus rupiah) dari Terpidana atas nama Prof Dr Drg I Gede Winasa.(Dok)

Kejaksaan Negeri Jembrana (Kejari Jembrana) di Bali, telah menerima pengembalian denda, biaya perkara dan uang pengganti sebesar Rp 3.819.554.800,- (tiga miliar delapan ratus sembilan belas juta lima ratus lima puluh empat ribu delapan ratus rupiah) dari Terpidana atas nama Prof Dr Drg I Gede Winasa.

Pada hari Rabu tanggal 03 Juli 2024, Kepala Kejaksaan Negeri Jembrana (Kajari Jembrana), Salomina Meyke Saliama, selaku Jaksa Eksekutor menerima pembayaran denda dan uang pengganti atas nama Terpidana Prof Dr Drg I Gede Winasa.

Terpidana Prof Dr Drg I Gede Winasa menjalani pidana dalam 2 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, yakni:

  1. Putusan Mahkamah Agung Nomor : 520K/Pid.Sus/2017 tanggal 20 Juni 2017 dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Beasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jembrana (STIKES) dan Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Jembrana (STITNA) Tahun 2009/2010 dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun, denda sebesar Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) subsider pidana kurungan selama 8 (delapan) bulan, dan uang pengganti sebesar Rp 2.322.000.000,00 (dua miliar tiga ratus dua puluh dua juta rupiah).
  2. Putusan Mahkamah Agung Nomor 389 K/ PID. SUS/ 2018 tanggal 25 April 2018 dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun, denda sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) subsider pidana kurungan selama 6 (enam) bulan, dan uang pengganti sebesar Rp 797.554.800,- (tujuh ratus sembilan puluh tujuh juta lima ratus lima puluh empat ribu delapan ratus rupiah).

Asisten Bidang Intelijen, Chandra Purnama, melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Negeri Jembrana (Kejari Jembrana), Putu Agus Eka Sabana P, dalam siaran persnya menjelaskan,  total uang pengganti dan denda yang dibayarkan oleh Terpidana Prof Dr drg I Gede Winasa adalah sebesar Rp 3.819.554.800,- (tiga miliar delapan ratus sembilan belas juta lima ratus lima puluh empat ribu delapan ratus rupiah).

“Uang pengganti dan denda tersebut diserahkan oleh anak terpidana yaitu I Gede Ngurah Patriana Krisna yang langsung diterima oleh Bendahara Penerima Kejaksaan Negeri Jembrana untuk disetorkan ke Kas Negara,” ujar Putu Agus Eka Sabana.(RED)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sambutan Ketua Umum PGI pada Resepsi Interfaith PBNU Bersama Imam Besar Masjid Al-Azhar Mesir; Pdt Gomar Gultom: Mari Bersama-Sama Selamatkan Peradaban, Selamatkan Kemanusiaan, Selamatkan Keberagaman

Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta