Kejagung Tetapkan PPK PDAM Kota Surabaya Sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Rp 1 Miliar

Kejagung Tetapkan PPK PDAM Kota Surabaya Sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Rp 1 Miliar

- in HUKUM
81
0

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya berinisial RTU sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang/kekuasaan atau pemerasan sebesar Rp 1 miliar.

Pemerasan itu dilakukan kepada Chandra Arianto selaku Direktur PT Cipta Wisesa Bersama yang ditunjuk sebagai Penyedia Barang/Jasa pekerjaan Pembangunan Jaringan Pipa DN-300 dan DN-200 di jalan Rungkut Madya Jalan Kenjeran (MEER) Sisi Timur pada PDAM Surya Sembada Kota Surabaya.

“Jadi tersangka RTU melakukan pemerasan dengan cara mengintimidasi dan mengancam tidak diperbolehkan mengikuti lelang,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Mukri kepada wartawan di Jakarta, Jumat (04/01/2019).

Mukri menjelaskan, bahwa atas adanya intimidasi dan ancaman tersebut, Chandra Arianto terpaksa melakukan transfer sejumlah uang melalui rekening bank yang telah ditentukan oleh tersangka RTU secara bertahap sebanyak 8 (delapan) kali dengan total senilai Rp 900 juta.

Atas perbuatannya, tersangka RTU disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pembarantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 421 KUHP.(Richard)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Puspenkum Kejagung Siap Wujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Bersih Melayani

Jajaran Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung)