Kedapatan Bawa Sabu Sebanyak 23,8 Gram, Eks Wadir Narkoba Polda Kalbar AKBP Hartono Dijatuhi Hukuman 10 Tahun Penjara

Kedapatan Bawa Sabu Sebanyak 23,8 Gram, Eks Wadir Narkoba Polda Kalbar AKBP Hartono Dijatuhi Hukuman 10 Tahun Penjara.

Mantan Wakil Direktur Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Barat AKBP Hartono dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 800 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang, pada Seni, 23 April 2019.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menjelaskan, dalam kasus narkoba yang menimpa salah seorang perwira Polri itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan tuntutannya sebanyak 15 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar dengan subsudiair 1 bulan penjara.




“Mantan Wakil Direktur Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Barat AKBP Hartono divonis penjara 10 tahun dan denda Rp 800 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang. Atas putusan itu, terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Tangerang menyatakan pikir-pikir,” tutur Mukri, kepada wartawan, Selasa (24/04/2019).

Pada, Senin 22 April 2019, Pengadilan Negeri Tangerang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Serliwaty, dengan anggota Kamarudin dan Edy P menjatuhkan putusan pidana penjara selama 10 tahun terhadap terdakwa Hartono Bin Sakup Supriyono dan denda Rp. 800 juta, subsidiair 1 bulan penjara.

AKBP Hartono dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menguasai Narkotika dalam bentuk bukan tanaman atau Narkotika Golongan I berupa sabu seberat 23,8 gram sebagaimana didakwakan dalam Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Nomor: 2488/Pid.Sus/PN.Tng tanggal 22 April 2019  ini, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dengan menuntut pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp. 1 miliar subsidiair 1 bulan penjara terhadap terdakwa Hartono Bin Sakup Supriyono.




Kasus tersebut terjadi ketika terdakwa yang menjabat Wakil Direktur Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Barat AKBP Hartono ditangkap Avsec (avication sekurity) di Terminal Keberangkatan dalam negeri Bandara Soekarno Hatta Cengkareng-Jakarta pada hari Sabtu, 28 Juli 2018 karena, kedapatan membawa Narkotika Golongan I jenis sabu.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*