Kecam Keras Pengeboman Gereja, KNPI Ajak Masyarakat Melawan Teror

Kecam Keras Pengeboman Gereja, KNPI Ajak Masyarakat Melawan Teror.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta mengecam keras tindakan teror dan pengebomban yang terjadi di gereja di Surabaya.

Selain mengecam, saat ini seluruh elemen masyarakat harus bangkit melawan segala bentuk terorisme di Indonesia.

Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Gusti Arief menyampaikan, rasa belasungkawa atas peristiwa yang terjadi dalam sepekan terakhir ini.

“Itu merupakan bentuk tindakan keji yang tidak dapat ditolerir. Kita tidak takut. Kita lawan,” tutur Gusti Arief, dalam keterangan persnya, Minggu (13/05/2018).

Gusti Arief mengatakan, peristiwa itu membuat sedih di saat menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1439 H. Indonesia, kata dia, dikejutkan dengan aksi narapidana Terorisme di Mako Brimob dan aksi terorisme meledakkan bom di tiga Gererja di Surabaya.

“Rangkaian kejadian itu menunjukkan bahwa radikalisme, apalagi yang mengatasnamakan agama, sungguh sangat memprihatinkan dan mengiris hati kita semua. Semoga keluarga korban sabar dan tabah menghadapi cobaan,” ujarnya.

Arief pun melanjutkan, KNPI DKI mengajak seluruh elemen kepemudaan dan masyarakat luas agar tidak melawan segala bentuk kekerasan maupun teror. “Hilangkan rasa curiga dan benci antar sesama anak bangsa,” katanya.

Dia pun meminta pemerintah menindak tegas seluruh pelaku teror yang terjadi. “Jangan sampai telat dalam penanganannya,” katanya.

Sebagai elemen pemuda, lanjut dia, KNPI DKI meminta aparat hukum untuk tidak lalai dalam menjalankan tugas. Dia mengingatkan, kejadian seperti ini tidak perlu terjadi lagi.

“Negara harus hadir dan melindungi warganya. Kami percaya kepada aparat hukum dapat mengungkap ini semua,” sambung Gusti Arief.

Kepada elit politik, dia meminta agar tidak memberi ruang kepada siapa pun pelaku kekerasan. Dikatakan Arief, apa pun bentuk dan motifnya teror harus diwaspadai. Termasuk mewaspadai upaya oknum yang menyebarkan rasa kebencian di masyarakat.

“Tugas penting Pemuda saat ini adalah wajib berdiri di depan dalam rangka persatuan dan kesatuan. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan dan terorisme di Negara kita. Kita tidak takut dan akan kita lawan,” tutupnya.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*