Breaking News

Kebangkitan Politik Kaum Muda, Aktivis Muda GMKI Digadang-gadang Maju Calon Bupati Samosir

Kebangkitan Politik Generasi Muda, Kaum Muda Mesti Berani Bertarung di Pilkada Serentak. Kebangkitan Politik Generasi Muda, Kaum Muda Mesti Berani Bertarung di Pilkada Serentak.

Kaum muda yang brilliant dan energik diharapkan mau dan mampu bertarung dalam setiap kontestasi politik yang dilakukan di Tanah Air.

Seperti dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada Serentak) yang kembali akan digelar tahun 2020.




Ratusan Pilkada serentak akan kembali digelar. Kesiapan kaum muda, untuk berani terjun ke dunia politik sudah saatnya dilakukan. Apalagi, jika kaum muda yang bertarung itu memiliki visi dan misi yang yang jelas dalam pembangunan daerah.

Aktivis Muda dari Pulau Samosir, Sumatera Utara, Jumady Sinaga mengatakan, peran kaum muda lebih nyata lagi dengan mempersiapkan diri bertarung pada kontestasi Pilkada Serentak.

“Kita mau, kaum muda muncul dan mau bertarung sebagai sosok yang berkonstribusi dan berpengaruh pada perubahan di kabupaten-kabupaten,” tutur Jumadi Sinaga, Kamis (11/07/2019).




Segudang pekerjaan  yang mandeg, lanjutnya, bisa dengan progresif dikerjakan dan dilakukan kaum muda, jika memenangi pertarungan Pilkada. Seperti, meningkatkan pembangunan infrastruktur, ekonomi masyarakat, pertanian, pendidikan, kesehatan, penataan lingkungan dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, lanjutnya, di Kampung Halamannya di Pulau Samosir, yang juga akan menggelar Pilkada pada 2020, Jumady Sinaga berharap, kawan-kawannya kaum muda yang energik dan brilliant yang akan memenangi pertarungan.

Menurut mantan fungsionari Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) ini, menuju Pilkada Kabupaten Samosir, perbincangan tidak terlepas dari track record, pelayanan kepada masyarakat, integritas dan kemampuan figur yang didukung.




“Apalagi Pulau Samosir telah digadang-gadang menjadi salah satu tempat wisata kelas internasional,” tutur Jumady Sinaga putra asli Samosir.

Jumady Sinaga mengatakan sudah saatnya Kabupaten Samosir dipimpin yang lebih muda dan energik. “Kita sudah melihat dibeberapa daerah, anak-anak muda mulai menunjukkan taring dan kemampuannya untuk tampil sebagai kepala daerah. Dahulu anak muda dipandang sebelah mata, tetapi mulai saat ini pemuda adalah pemimpin bangsa,” tegas Jumady.

Salah seorang figur muda yang dianggapnya mampu menjadi Bupati di Samosir adalah rekan seperjuangannya Swangro Lumbanbatu.




Jumady Sinaga menuturkan, Swangro Lumbanbatu adalah putra asli Samosir berumur 31 tahun yang layak untuk memimpin Kabupaten Samosir hingga 10 tahun kedepan.

Sebagai lulusan Mahasiswa Magister Studi Pembangunan Perencanaan Wilayah dan Pedesaan-dari Universitas Sumatera Utara (USU), Jumady meyakini bahwa Swangro telah khatam dalam pengelolaan wilayah dan pedesaan.

“Untuk terus mengasah dan berbagi keilmuannya, beliau mengabdikan diri sebagai dosen Teknik Sipil di Institut Sains dan Teknologi Pardede (ISTP Medan),” tutur Jumady Sinaga yang merupakan pendiri Ikatan Mahasiswa Asal Samosir (IKAN MAS) Bengkulu ini.




Selama mahasiswa, Swangro telah banyak memberikan kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, memberikan saran-saran kepada kepala daerah, menghadirkan tokoh-tokoh nasional dalam berbagai kegiatan dan memiliki integritas yang tinggi.

Kemampuan dalam mengorganisir juga tidak kita ragukan lagi dalam diri Swangro. Swangro juga diketahui sudah banyak pengalaman dan telah lama berkecimpung dalam pelayanan di Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), mulai dari tingkat komisariat hingga Pengurus Pusat dan juga organisasi lainnya.




“Jadi dalam merancang pembangunan daerah dan memberikan pengabdian kepada masyarakat, kita tidak meragukan Swangro Lumbanbatu,” tutupnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*