Kasus BPJS-TK, Kejagung Periksa Dirut PT Samuel Asset dan Head Product PT Schroder IMI

JAKARTA – Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan (TK).

Tak tanggung-tanggung, dalam sehari 8 orang ikut diperiksa oleh penyidik, diantaranya FL selaku Dealer PT Kresna Sekuritas, PI selaku Deputi Direktur Bidang Pasar Modal BPJS Ketenagakerjaan, CT selaku Dealer Pasar Uang BPJS Ketenagakerjaan, IH selaku Asisten Deputi Bidang Pasar Uang BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, EIS selaku Direktur Operasional dan Keuangan PT Danareksa Investment Management dan HK selaku Deputi Direktur Bidang Investasi Langsung BPJS Ketenagakerjaan.

“Juga ABY selaku Direktur Utama (Dirut) PT Samuel Asset Management dan VD selaku Head Product PT Schroder Investment Management Indonesia (IMI) ikut diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Selasa (16/02/2021).

Menurut Leonard, pemeriksaan terhadap kedelapan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang kasus BPJS-TK.

“Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19,” ujarnya.

Diketahui, kasus BPJS-TK mulai dibidik sejak Desember 2020 dan naik ke tahap penyidikan pertengahan Januari 2021. Kejagung juga telah memeriksa puluhan saksi, mulai dari Direktur Utama BPJS-TK dan para Direksi hingga pihak Manajemen Investasi. Namun, penyidik Kejagung belum juga menetapkan tersangka di kasus yang total investasi saham dan reksadananya sebesar Rp40 triliun.(Richard)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan