Kapolda Sumut Akan Gelar Penanaman Sejuta Pohon Di Areal Otorita Danau Toba dan Sekitarnya, Juga Dilakukan di Universitas HKBP Nommensen Siantar

Kapolda Sumut Akan Gelar Penanaman Sejuta Pohon Di Areal Otorita Danau Toba dan Sekitarnya, Juga Dilakukan di Universitas HKBP Nommensen Siantar
Prof. Sanggam Siahaan (Rektor Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar) (kiri), dan Kadis BLH Kota Siantar Dedy T Setiawan (kanan).(Foto:Sinar Keadilan/Agus S).

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) kini ikut melakukan program Penanaman Sejuta Pohon di Kawasan Danau Toba (KDT). Terutama di areal yang menjadi wilayah pengelolaan Badan Otorita Danau Toba (BODT).

Di Pematangsiantar, penanaman itu dipusatkan di Kampus Universitas HKBP Nommensen Siantar. Hal itu akan dilakukan Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto pada Selasa (15/10/2019).

Menurut Kapoldasu, penanaman sejuta pohon di areal Badan Otorita Danau Toba dan sekitarnya itu digelar dengan live streaming.

Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Sumatera Utara (BLH Sumut) Dedy T Setiawan membenarkan, program penanaman sejuta pohon di Badan Otorita Danau Toba tersebut melibatkan Kapolda Sumut. Dedy menyampaikannya saat meninjau lokasi penanaman untuk Universitas HKBP Nommensen Siantar, Kamis (10/10/2019).

Dedy mengatakan, Universitas HKBP Nommensen Siantar merupakan titik inti dari 12 titik yang akan dilakukan penanaman pohon di Kota Pematangsiantar. Sebanyak 500 pohon untuk lokasi ini telah dipersiapkan.

Selain itu, 10 Kabupaten dan Kota yang ada di wilayah Sumatera Utara juga akan mengikuti Program Penanaman Sejuta Pohon di Areal Otorita Danau Toba. Yakni, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tobasa, Kabupaten Samosir, Kabupaten Tanah Karo, Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Taput, Kabupaten Humbahas dan Kabupaten Dairi.

“Di Tanah Karo tepatnya di Tongging, Sipiso Piso. Sebagai tempat Kapolda akan melakukan livestreaming. Sedangkan semua Kabupaten dan Kota berada di tempatnya masing-masing secara bersamaan akan melakukan penanaman juga secara serentak,” tutur Dedy.

Untuk pemeliharaan penanaman pohon akan melibatkan Babinkantibmas. Mereka juga akan ikut mengawasi dan memonitoring penanaman ini.

“Dinas BLH juga akan menjaga dan mengamankan bantaran-bantaran sungai yang ada di Kota Siantar. Wujudnya yaitu melakukan pembenahan revitalisasi. Kampus Nomensen landscape-nya bagus. Sehingga dinas akan membangun tembok penahan untuk mengamankan bantaran sungai,” tutur Dedy.

Rektor Universitas HKBP Nomensen  Prof Sanggam Siahaan mengatakan, dirinya mengapresiasi kegiatan Penanaman Sejuta Pohon Di Areal Otorita Danau Toba dan Sekitarnya. Selain menjaga keseimbangan alam melestarikan lingkungan, juga dapat membantu menghijaukan kembali hutan dan area lahan yang dibakar untuk pembukaan lahan.(Agus S)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan