Kapal MV Silver Sea 2 Resmi Milik Negara, Menteri Susi Apresiasi Kerja Jaksa Tangani Fisheries Crime

Kapal MV Silver Sea 2 Resmi Milik Negara, Menteri Susi Apresiasi Kerja Jaksa Tangani Fisheries Crime.

Menteri Kekuatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengapresiasi kinerja kejaksaan dalam memberantas tindak pidana perikanan (fisheries crime) yang marak belakangan ini.

“Butuh keberanian dan kecerdasan seorang jaksa untuk menuntut perampasan kapal kepada majelis hakim, disaat kita sadari bahwa banyak kelemahan di Undang-undang Perikanan,” kata Susi saat penandatanganan serah terima kapal MV. Silver 2, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (14/02/2019).

Menurutnya, dari sekian banyak perkara paling tidak pemerintah telah melihat kapal rampasan FV. Viking, MV Silver Sea 2 dan FV STS-50 yang menjadi bukti nyatakan keberanian dan kecerdasan para jaksa.

“Benar bahwa sulit bagi kita untuk memenjarakan dan menagih denda dari pelaku IUU fishing yang mayoritas warga asing. Akan tetapi kejaksaan telah berhasil merampas tools utama dari kejahatan perikanan yaitu kapal penangkap ikan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Kapal MV Silver Sea 2 yang dirampas menjadi milik Negara merupakan kapal perikanan terbesar yang pernah dirampas pemerintah. Susi mengungkapkan kapal tersebut telah berulang kali mengangkut ikan yang tidak dilaporkan (unreported fishing).

“Itu pun setelah saya cabut izinnya, kapal ini masih mencoba-coba menerima ikan dari penangkap ikan Indonesia di sisi luar perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea untuk dibawa ke Negara lain,” katanya.

Susi menuturkan kapal MV. Silver Sea 2 menjadi contoh nyata bagaimana kejahatan perikanan itu bersifat transnasional dan terorganisir. Kapal tersebut berbendera Thailand dengan awak kapal dari berbagai Negara.

“Kapal ini dimiliki oleh perusahaan yang pemegang sahamnya terbesar di berbagai macam Negara, seperti Thailand, Hongkong dan British Virgin Island,” tutupnya.(Richard)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan