Jelang Awal Tahun 2022, Bidang Datun Kejaksaan Agung Telah Berhasil Pulihkan Kerugian Keuangan Negara Mencapai Rp 3,26 Triliun Lebih

Jelang Awal Tahun 2022, Bidang Datun Kejaksaan Agung Telah Berhasil Pulihkan Kerugian Keuangan Negara Mencapai Rp 3,26 Triliun Lebih

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
487
0
Jelang Awal Tahun 2022, Bidang Datun Kejaksaan Agung Telah Berhasil Pulihkan Kerugian Keuangan Negara Mencapai Rp 3,26 Triliun Lebih. - Foto: Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung (Jamdatun), Feri Wibisono, saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI, Rabu (23/03/2022).(Ist)Jelang Awal Tahun 2022, Bidang Datun Kejaksaan Agung Telah Berhasil Pulihkan Kerugian Keuangan Negara Mencapai Rp 3,26 Triliun Lebih. - Foto: Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung (Jamdatun), Feri Wibisono, saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI, Rabu (23/03/2022).(Ist)

Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung (Jamdatun), Feri Wibisono mengatakan, mengawali tahun 2022, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha patut berbangga karena mendapat kepercayaan yang begitu besar dari Pemerintah untuk turut terlibat dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional sejak Indonesia dilanda pandemi Covid-19. 

Selain itu, Jamdatun juga dipercaya dalam upaya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PPDN) melakukan pendampingan di lingkungan Kejaksaan maupun di Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta BUMN/BUMD, dalam rangka pemenuhan kewajiban pengalokasian 40 persen produk dalam Negeri dalam proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 

Hal itu disampaikan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung (Jamdatun), Feri Wibisono, saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI, Rabu (23/03/2022). 

“Terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara yang baru, Kejaksaan juga dipercaya untuk melakukan Pendampingan Proyek Strategis Nasional di Ibu Kota Negara, menyangkut penyusunan peraturan-peraturan termasuk berkaitan pendampingan contract drafting,” ujar Jamdatun, Feri Wibisono. 

Feri Wibisono mengatakan, selama tahun 2021, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp 654.805.035.264,00 (enam ratus lima puluh empat miliar delapan ratus lima juta tiga puluh lima ribu dua ratus enam puluh empat rupiah) dari total sebesar Rp 750.297.627.577,02 (tujuh ratus lima puluh miliar  dua ratus sembilan puluh tujuh juta enam ratus dua puluh tujuh ribu lima ratus tujuh puluh tujuh rupiah dua sen). 

Kerugian keuangan Negara yang berhasil dipulihkan oleh Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara selama tahun 2021 sebesar Rp 3.263.759.328.551,04  (tiga triliun dua ratus enam puluh tiga miliar tujuh ratus lima puluh sembilan juta tiga ratus dua puluh delapan ribu lima ratus lima puluh satu rupiah empat sen). 

“Adapun mengenai target pencapaian di tahun 2022 berdasarkan Rencana Strategis Kejaksaan RI tahun 2020-2024 ditargetkan sebesar 78 persen,” ujar Jamdatun, Feri Wibisono.(JRO)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Hakim ‘Gemes’ di Sidang Bongkar Kejahatan Biksu Perempuan dan Keluarganya pada PN Jakarta Utara

Persidangan kasus pidana dengan Nomor Perkara 246/Pid.B/2024, di