Jawa Timur Zona Merah Penyebaran Virus Corona, Minimarket Diimbau Bagikan Masker Gratis

Ketua Umum Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Jawa Timur, Abdullah Amas: Jawa Timur Zona Merah Penyebaran Virus Corona, Minimarket Diimbau Bagikan Masker Gratis.
Ketua Umum Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Jawa Timur, Abdullah Amas: Jawa Timur Zona Merah Penyebaran Virus Corona, Minimarket Diimbau Bagikan Masker Gratis.

Tingginya warga yang terpapar virus corona di Jawa Timur, menyebabkan masyarakat membutuhkan masker untuk mengeliminir penyebaran.

Minimarket yang banyak bertebaran di Kota Pahlawan, Surabaya dan di seluruh wilayah Jawa Timur diminta untuk menyediakan masker dan membagikannya secara gratis kepada warga.

Ketua Umum Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Jawa Timur, Abdullah Amas menilai, situasi pelik saat ini perlu solidaritas tinggi. Di antaranya dari pihak perusahaan toko swalayan atau minimarket, seperti Indomaret dan Alfamart.

“Perlu ada subsidi masker gratis atau alat cuci tangan gratis. Apa susahnya berbagi sedikit keuntungan di tengah situasi menggila begini. Percuma mereka yang usaha ritelnya menjangkau sampai ke desa-desa,” tutur  Abdullah Amas, Selasa (24/03/2020).

Semua pihak, lanjut Abdullah, juga tak henti-henti menghimbau untuk menjauhi dua kota di Jawa Timur yakni Malang Raya dan Kota Surabaya. Apapun yang terjadi kota zona merah harus dihadapi dengan kewaspadaan penuh seperti di Malang dan Surabaya.

Abdullah Amas sebelumnya juga membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 yang dipimpin langsung olehnya.

“Saat ini fokus kita sampai tiga bulan ini adalah ikut serta menjaga rakyat dengan informasi atau juga sebisa mungkin mengadvokasi mereka di tengah gurita corona ini,” katanya.

Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Jawa Timur juga berharap agar Pengusaha di Jatim serius melakukan lockdown total, untuk menghadapi pandemi global ini.

“Kalau tidak mau kejadian seperti Italia bahkan mengarah ke arah lebih parah. Karena kita sama longgarnya dengan Italia dalam menanggulangi covid-19,” ujar Abdullah Amas mewanti-wanti

Wilayah yang paling banyak terdampak corona di Jatim ada di kawasan Malang Raya dan Kota Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi zona merah kepada dua wilayah tersebut karena sudah ada yang positif virus corona.

“Bila ada wilayah terjangkit positif corona, maka kami masukkan dalam zona merah,” kata Khofifah saat Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi, Jumat (20/3/2020).

Malang Raya menduduki posisi pertama dengan rincian 24 orang ODP, 8 orang PDP dan 2 orang dinyatakan positif corona. Kota Surabaya kemudian menyusul dengan 18 ODP, 8 PDP dan 7 orang dinyatakan positif.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*