Jampidsus Bentuk Tim Pelacak Aset, Geledah dan Sita Aset Tersangka Mega Skandal Korupsi Jiwasrayagate

Mobil mewah disita. Ini salah satu aset Syahmirwan, yaitu mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yang disita Tim Pelacakan Aset Jampidsus Kejaksaan Agung, dari rumah yang beralamat di Jalan Kavling AL, Blok C.1, Nomor 9, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis, 16 Januari 2020. Tim Pelacak Aset terus bergerak untuk mengusut tuntas Mega Skandal Korupsi Jiwasrayagate, yang diprediksi mencapai Rp 13,7 triliun.
Mobil mewah disita. Ini salah satu aset Syahmirwan, yaitu mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yang disita Tim Pelacakan Aset Jampidsus Kejaksaan Agung, dari rumah yang beralamat di Jalan Kavling AL, Blok C.1, Nomor 9, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis, 16 Januari 2020. Tim Pelacak Aset terus bergerak untuk mengusut tuntas Mega Skandal Korupsi Jiwasrayagate, yang diprediksi mencapai Rp 13,7 triliun.

Penyidik di Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus) terus bergerak menggeber pengusutan Mega Skandal Korupsi Jiwasrayagate, yang ditaksir telah menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 13,7 triliun.

Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus) M Adi Toegarisman pun sudah membentuk Tim Pelacakan Aset untuk melakukan serangkaian pelacakan dan penggeledahan serta penyitaan barang bukti dan aset para pelaku korupsi di Jiwasraya itu.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono menyampaikan, Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Korupsi bersama Tim Pelacakan Aset Jampidsus telah melakukan penyitaan sejumlah aset para tersangka.

Pada Kamis, 16 Januari 2020, sejak pukul 16.00 WIB, tim bergerak menuju wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Untuk melaksanakan penggeledahan sebuah rumah, yang ditengarai terdapat beberapa barang atau benda, yang diduga terkait dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Penyidik menggeledah rumah yang beralamat di Jalan Kavling AL, Blok C.1, Nomor 9, Duren Sawit, Jakarta Timur.

“Sebanyak 10 orang Jaksa Penyidik Tipikor dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung diturunkan ke sana. Rumah itu adalah tempat domisili dari tersangka S,” ujar Hari Setiyono, Jumat (17/01/2020).

S adalah Syahmirwan, yaitu mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Hingga kini, Tim Jaksa Penyidik bersama dengan Tim Pelacakan Aset sedang bekerja menyisir dan menggeledah di tempat-tempat yang diduga digunakan untuk menempatkan hasil tindak pidana korupsi.

“Yang nantinya dapat dijadikan barang bukti, sekaligus yang bernilai ekonomis akan dapat digunakan untuk mengembalikan kerugian keuangan negara,” ujar mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Mantan Wakajati Sumsel) itu.

Sedangkan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, lanjutnya, pemeriksaan terus digeber. Pada Jumat, 17 Januari 2020, Tim Penyidik Jampidsus Kejagung memanggil dan memeriksa tiga orang saksi untuk perkara Jiwasrayagate itu.

Ketiga orang yang dipanggil dan diperiksa itu adalah, Sekretaris Pribadi tersangka Benny Tjokroputro alias BT, yakni Jani Irenawati. Kemudian, ada Direktur Independen PT Hanson International, Adnan Tabrani, dan Sekretaris PT Hanson International, Jumiah.

Dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang tersangka. Selain eks Dirut Jiwasraya Hendrisman dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, tiga orang tersangka lainnya adalah bos PT Hanson International Benny Tjokropsaputro, eks Kadiv Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, serta Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (TRAM) Heru Hidayat.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung M Adi Toegarisman menegaskan, penetapan tersangka dilakukan penyidik Kejagung berdasarkan alat bukti. Kelima orang tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan