Jaksa Agung HM Prasetyo Datangi Kediaman Para Jaksa Yang Jadi Korban Pesawat Jatuh Lion Air JT610

Jaksa Agung HM Prasetyo Datangi Kediaman Para Jaksa Yang Jadi Korban Pesawat Jatuh Lion Air JT610.

Jaksa Agung HM Prasetyo bersama rombongan menyambangi kediaman dari 4 jaksa yang ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. Salah satunya yakni Andri Wiranofa yang menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Kejati Babel).

Ia menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Andry dan istrinya yang menjadi korban musibah jatuhnya pesawat tersebut.

“Saya sebagai pimpinan kejaksaan merasa sangat kehilangan atas musibah yang menimpa adik-adik kita ini. Kita doakan adik-adik kita ini ditempatkan disisi Allah yang paling baik. Semoga amal ibadahnya diterima,” kata Prasetyo kepada wartawan seusai bertemu keluarga Andri di Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).

Menurutnya, kejaksaan sangat merasa kehilangan jaksa-jaksa muda yang penuh dedikasi, loyalitas, memiliki prestasi yang cukup baik dan punya integritas yang tinggi.

“Kami kehilangan 4 tenaga jaksa dan seorang ibu istrinya dari Andri. Yang dimana mereka punya masa depan yang cerah,” ujarnya.

Maka dari itu, kata Prasetyo, kejaksaan akan memberikan bantuan untuk membantu pendidikan anak-anak yang ditinggalkan.

“Ada spontanitas dari kawan-kawan di Kejaksaan Agung yang memberikan bantuan paling tidak santunan untuk membantu pendidikan, yang terpenting pendidikan anak-anak yang ditinggalkan telah menjadi yatim piatu, yang tentunya menjadi tanggungjawab moral kita untuk bagaimana memikirkan masa depan mereka,” katanya.

Bantuan itu, lanjutnya, diberikan dalam bentuk tabungan yang diserahkan kepada masing-masing anak. “Untuk sementara ini masing-masing akan kita berikan tabungan 100 juta. Kami akan memberikan kepada satu persatu, disini ada dua (anak Andri) lalu di Tanggerang ada tiga orang anak, tentunya harus konsen terhadap masa depan mereka,” ujarnya.

Ia juga tidak menampik bahwa akan ada tambahan lain dari kejaksaan seluruh Indonesia kepada keluarga terkhusus anak-anak yang ditinggalkan.

“Kalau semisalnya ada tambahan dari yang lain yang nanti akan juga memberikan bantuan tinggal memasukkan dalam rekening tabungan mereka masing-masing. Kita berharap mereka juga memberikan bantuan,” katanya.

Setelah kediaman Andri, rombongan juga menyambangi kediaman dari korban lainnya yakni Shandy Johan Ramadhan  (Jaksa Fungsional Kejari Bangka Selatan) di Komplek Perindustrian, Duren Sawit, Jakarta Timur. Tak berlangsung lama, Prasetyo melanjutkan ke keluarga Dody Junaedi (Kasipidsus Kejari Pangkal Pinang) di Rampoa, Tanggerang Selatan.(Richard)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*