Jaksa Agung Berikan Pangkat Anumerta Kepada Jaksa Shandy Johan Ramadhan

Lagi, Jaksa Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi dan Dimakamkan

Lagi, Jaksa Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi dan Dimakamkan, Jaksa Agung Berikan Pangkat Anumerta Kepada Shandy Johan Ramadhan.

Jaksa Agung Republik Indonesia kembali menganugerahkan kenaikan pangkat satu tingkat anumerta kepada Jaksa Shandy Johan Ramadhan. Jaksa Sandhy Johan Ramadhan juga menjadi korban meninggal dunia dalam musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Pantai Pakis, Karawang, Jawa Barat, Oktober lalu.

Total sudah empat Jaksa dianugerahi pangkat anumerta yakni Shandi Johan Ramadhan, Andri Wiranofa, Dodi Junaedi dan Sastiarta.

Shandi Johan Ramadhan kembali teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Jenasah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (13/11/2018).

“Seluruh warga Kejaksaan hari ini berduka atas berpulangnya Almarhum Shandi Johan Ramadhan menghadap Sang Pencipta,” ujar Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri, usai pemakaman Shandy Johan Ramadhan di TPU Kebun Nanas, Jakarta Timur.

Dia menjelaskan, Almarhum Shandy Johan Ramadahan dikenal sebagai sosok jaksa yang profesional, memiliki loyalitas yang tinggi dan bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi Negara.

“Kepada yang bersangkutan (Almarhum Shandy Johan Ramadahan), pimpinan memberikan atensi kenaikan satu tingkat pangkat anumerta. Dari semula berpangkat Ajun Jaksa golongan 3B menjadi Jaksa Pratama 3C,” ujar Mukri.

Selain memberikan kenaikan pangkat anumerta, Korps Adhyaksa juga akan memberikan perhatian kepada istri Shandy Johan Ramadhan, yang saat ini sedang mengandung.

“Pimpinan juga akan memberikan atensi terhadap istri dan anak almarhum jika kelak lahir,” ujarnya.

Mukri menambahkan, Kejaksaan mengucapkan  terimakasih kepada Basarnas dan Tim DVI Polri yang berhasil mengindentifikasi jenazah para korban, termasuk jenazah dua orang jaksa dan istri Andry Wiranofa.

“Atas nama institusi kami berterima kasih kepada Basarnas dan tim DVI yang berhasil mengindentifikasi. Kita berharap semoga tim DVI secepatnya mengidentifikasi dua anggota kami,” katanya.

Kejaksaan juga akan memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada Jaksa Andri Wiranofa dan Sastiarta meski hingga kini belum teridentifikasi.

“Meski belum teridentifikasi, kedua-duanya tetap akan kami naikkan satu tingkat pangkat anumerta. Masalah waktu, biar pimpinan yang menentukan,” ujar Mukri.

Sementara itu, CEO Lion Air Group, Edward Sirait dan karyawan Lion Air terlihat ikut menyambangi kediaman almarhum Shandy Johan Ramadhan, yang terletak di daerah Kalimalang, Jakarta Timur.

Di hadapan Dody Widodo yakni orangtua almarhum, Edward Sirait mengucap turut berduka cita atas musibah yang merenggut nyawa almarhum.

“Atas nama perusahaan, kami mengucapkan turut berduka cita yang mendalam. Semoga arwah almarhum diterima disisi Tuhan yang Maha Esa. Bagi istri dan keluarga almarhum, semoga diberi ketabahan,” kata Edward Sirait.

Sebelum jenazah dikebumikan di TPU Kebun Nanas, Jakarta Timur, ayah almarhum Shandy, Dody Widodo menyerahkan jenazah kepada Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung, Tejo Lekmono untuk dilakukan prosesi pemakaman sebagaimana yang sudah menjadi tradisi di institusi Korps Adhyaksa.

Isak tangis dari istri almarhum dan adik almarhum mewarnai prosesi pemakamaman. Suasasa terlihat mengharukan.

Hingga kini, Tim DVI Polri baru berhasil mengidentifikasi jenazah Jaksa Dodi Junaedi, istri dari Jaksa Andri Wiranofa, Nia Sugiono dan Shandi Johan Ramadhan. Sementara jenazah Andri Wiranofa dan Sastiarta hingga kini belum teridentifikasi.(Richard)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*