Isu dan Tuduhan Provokatif Menyerang, Kelompok Pergerakan Mahasiswa Cipayung Plus Beri Dukungan Moril kepada KPU

Isu dan Tuduhan Provokatif Menyerang, Kelompok Pergerakan Mahasiswa Cipayung Plus Beri Dukungan Moril kepada KPU.

Hingar bingar proses Pemilu 2019 yang sebentar lagi akan dilaksanakan mengalami situasi yang tidak mudah. Kelompok Pergerakan Mahasiswa dari Cipayung Plus memberikan dukungan moril kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menjalankan amanat Undang Undang Dasar melaksanakan Pemilihan Umum.

Dukungan moril itu diungkapkan 6 organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus, saat bertemu dengan Komisioner KPU, di Kantor KPU Pusat, Rabu Siang (10/04/2019).

Dukungan moril itu, disampaikan 6 Ketua Umum Kelompok Cipayung Plus dalam pertemuan yang di diterima oleh 3 Komisioner KPU yakni Viryan Aziz, Hasyim Asy’ari dan Pramono Ubaid Tanthowi.

Keenam Ketua Umum Kelompok Cipayung Plus itu adalah Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Agus Herlambang, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Robayatullah Kusuma Jaya, Ketua Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) Kadek Andre Nuaba, Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) Kornelis Galanjinjinay, Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Juventus Prima Yoris Kago, dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Najih Prasetyo.

Dalam pertemuan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Najih Prasetyo membuka obrolan dengan menyampaikan niatan silahturahmi Kelompok Cipayung Plus kepada KPU, terumata dengan melihat banyaknya isu dan tuduhan provokatif yang dialamatkan kepada KPU.

“Kami yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus mendukung penuh KPU untuk fokus pada penyelenggaraan dan tidak terpengaruh dengan isu dan provokasi yang dapat menyebabkan instabilitas,” tutur Najih.

Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Herlambang menambahkan, dukungan moriil ini untuk memastikan bahwa rakyat Indonesia ada bersama-sama dengan KPU.

Dia menekankan, untuk bersama menjaga KPU dan menangkal segala bentuk tuduhan dan hoaks yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjwab.

“Kami bersama KPU, karena kami percaya KPU Independen dan akan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi pertumbuhan Demokrasi Indonesia. Jangan percaya isu dan hoaks yang tidak berdasar,” ujar Agus Herlambang.

Sementara itu, Komisioner KPU Viryan Aziz menyambut baik dukungan dari setiap elemen. Ia mengapresiasi dukungan dari Kelompok Cipayung Plus.

“Kami berterima kasih kepada Cipayung plus atas dukungannya, kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk untuk menyukseskan Pemilu 2019 yang diselenggarakan pada 17 April nanti,” sambut Viryan.

Pertemuan diakhiri dengan pose bersama. Selanjutnya, Kelompok Cipayung Plus menyerahkan 3 poin dukungan untuk KPU.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Juventus Prima Yoris Kago menyebutkan, ketiga poin yang disampaikan adalah, pertama,  mendukung secara penuh upaya KPU dalam melaksanakan Pemilu damai, sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi Pancasila yang mengedepankan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kedua, berkomitmen bergerak bersama memerangi berita bohong atau hoaks dan gerakan-gerakan yang mengarah kepada upaya pendelegitimasian KPU. Dan ketiga, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif memantau dan mengawasi perhelatan Pemilu, agar selalu tertib, dan menghormati setiap proses pelaksanaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Juventus Prima Yoris Kago.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*