Inter Milan Tumpul, Hasil Cuma Seri, Inzaghi Ingin Si Ular Besar Segera Bangkit Kejar Rossoneri

Inter Milan Tumpul, Hasil Cuma Seri, Inzaghi Ingin Si Ular Besar Segera Bangkit Kejar Rossoneri

- in DUNIA, OLAHRAGA
365
0
Liga Italia, Genoa vs Inter Milan, Skor 0-0, Inter Milan Tumpul, Hasil Cuma Seri, Inzaghi Ingin Si Ular Besar Segera Bangkit Kejar Rossoneri. - Foto: Liga Italia antara Genoa vs Inter Milan, 25 Februari 2022.(Twitter Inter)Liga Italia, Genoa vs Inter Milan, Skor 0-0, Inter Milan Tumpul, Hasil Cuma Seri, Inzaghi Ingin Si Ular Besar Segera Bangkit Kejar Rossoneri. - Foto: Liga Italia antara Genoa vs Inter Milan, 25 Februari 2022.(Twitter Inter)

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya karena anak-anak asuhnya bisa ditahan imbang oleh Tim Genoa, pada duel pekan ke-27 Serie A Liga Italia 2021/2022. 

Inter Milan yang berjuluk Il Biscione alias Si Ular Besar itu tak mampu mencetak satu gol pun dalam pertandingan yang berlangsung di markas Genoa, di Stadio Comunale Luigi Ferraris, pada Sabtu (26/02/2022) dini hari WIB. 

Skor kaca mata kuda alias skor 0-0 menjadi hasil akhir laga. Simone Inzaghi pun kecewa dengan hasil ini. 

Padahal, tinggal sedikit lagi Nerazzurri harusnya bisa menyamai kedudukan rival sekotanya AC Milan untuk perburuan ke puncak klasemen. 

Inter Milan seharusnya bisa menang, dengan melihat permainan yang didominasi anak-anak asuhnya. Pasukannya mampu melepaskan sebanyak 21 tembakan dalam duel ini. 

Sejak awal babak, Inter Milan juga tampil dominan. Nerazzurri menorehkan 72 persen penguasaan bola, berbanding 28 persen milik Genoa. 

Inter Milan juga mampu melepaskan 21 tembakan yang empat di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Genoa hanya memperoleh satu peluang bagus dari tujuh kesempatan. 

Meski menguasai jalannya laga, Inter Milan tak mampu menjaringkan satu pun bola ke gawang Genoa. Alhasil sampai laga berakhir, skor imbang 0-0 tetap tidak berubah. 

Inter Milan tetap berada di urutan kedua klasemen sementara Serie A dengan nilai 55. Mereka tertinggal dua poin dari AC Milan yang menghuni puncak klasemen. 

“Tentu saja hasilnya meninggalkan rasa pahit di mulut. Kami tahu jika kami bisa memiliki pendekatan yang lebih baik, Genoa dalam kondisi bagus dan menciptakan masalah bagi kami dalam 20 menit pertama, tetapi setelah itu kami tentu pantas mendapatkan lebih,” kata Inzaghi usai laga, seperti dilansir Football Italia. 

Sama seperti minggu lalu saat bersua Sassuolo, lanjut Inzaghi, Inter Milan melepaskan 20 tembakan ke gawang dan tidak mencetak gol. 

“Jelas kami perlu bekerja lebih baik,” ujarnya. 

Karena itu, Inzaghi pun berharap, Si Ular Besar ini cepat siuman dan bangkit kembali untuk meraih kemenangan di laga berikutnya. 

“Ini hanya salah satu dari periode itu, tetapi kami tidak boleh membiarkan kepala kami tertunduk. Saya melihat performa yang tepat dan kami harus kembali ke jalur kemenangan,” tutur Simone Inzaghi. 

Pelatih berusia 45 tahun itu mengakui pertahanan Genoa sangat tangguh, sehingga timnya kesulitan. 

Genoa tidak mudah ditembus, tetapi Inter Milan masuk ke area penalti mereka 37 kali, memiliki 20 tembakan, membentur mistar gawang. 

“Ada peluang lain juga yang bisa dengan mudah masuk,” lanjutnya. 

Inter Milan saat ini sedang tidak dalam performa terbaiknya. Mereka belum meraih kemenangan di empat pertandingan terakhir Liga Italia. 

Inzaghi menilai, timnya kini perlu bekerja lebih cerdas daripada lebih keras. Ia juga mengatakan, Inter Milan tidak terlalu efektif dalam memanfaatkan tendangan sudut. 

“Tidak ada satu pun dari enam besar menang minggu lalu, beberapa orang tampak kelelahan pada tahap musim ini dan itu agak aneh,” katanya. 

Inzaghi berharap, anak-anak asuhnya bisa bekerja efektif, bekerja keras dan cerdas dalam perhelatan berikutnya. 

“Mungkin kita seharusnya berlari dan bekerja lebih cerdas dan bukan hanya lebih keras. Genoa menekan dengan keras, lapangannya tidak dalam kondisi bagus,” ujarnya lagi. 

Inzaghi menambahkan, pada awal musim, Inter Milan akan mencetak setidaknya satu setiap lima tendangan sudut. 

“Hari ini kami memiliki 14 tendangan sudut ke nol dan tidak menemukan jaring. Itu hanya salah satu periode di mana itu tidak masuk,” jelasnya. 

Bagaimana pun, diakui Inzaghi bahwa hasil tersebut sangat mengecewakan, khususnya untuk para fans Inter Milan yang telah hadir mendukung. 

Dia pun menilai kalau Nerazzurri tidak hanya membutuhkan kerja keras saja melainkan kerja cerdas agar bisa meraih hasil positif. 

“Kami tahu bahwa pertandingan ditentukan oleh gol dan kami tidak beruntung saat ini. Ini tentu mengecewakan bagi para penggemar, yang mendukung kami dari menit pertama hingga menit ke- 90. Tetapi saya merasa mereka bangga dengan apa yang kami lakukan musim ini,” tuturnya. 

Inzaghi sendiri mengaku tetap bangga dengan hasil yang telah mereka raih di musim ini. 

Namun, pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan kalau Nerazzurri memiliki target yang harus diwujudkan untuk musim ini. 

“Kami sudah memiliki Supercoppa. Saat ini kami dalam perburuan Scudetto, babak 16 besar Liga Champions dan semifinal Coppa Italia,” ungkapnya. 

Inzaghi pun tak mau larut terlalu lama dengan rentetan hasil minor yang didapat skuadnya. 

Dia menegaskan bahwa Inter Milan harus kembali ke jalur kemenangan guna mewujudkan semua targetnya tersebut. 

“Kami tidak boleh membiarkan kepala kami tertunduk. Saya melihat performa yang tepat dan kami harus kembali ke jalur kemenangan,” imbuhnya. 

Memang hasil imbang tersebut sangat disayangkan. Pasalnya, Inter Milan kembali gagal mengkudeta AC Milan dari puncak klasemen. Padahal, rivalnya itu bermain imbang melawan Udinese. 

Jika saja Inter Milan berhasil menang atas Genoa, maka saat ini mereka sudah berdiri di puncak klasemen Liga Italia 2021/2022. 

Namun, kenyataannya Inter Milan kini berada di urutan kedua dengan koleksi 55 poin dan beda dua angka dari Rossoneri-julukan AC Milan. 

Selanjutya, Inter Milan akan menghadapi AC Milan di semifinal leg pertama Coppa Italia pada Rabu (2/3/2022).*** 

Susunan Pemain 

Genoa (4-2-3-1) : Sirigu; Hefti, Maksimovic/Cambiaso (53’)/Calafiori (61’), Ostigard, Vasquez; Sturaro, Badelj; Gudmundsson/Amiri (83’), Melegoni, Portanova/Rovella (83’); Yeboah/Kallon (61’). 

Pelatih: Alexander Blessin. 

Inter Milan (3-5-2) : Handanovic; D’Ambrosio/Caicedo (87’), De Vrij, Bastoni, Dumfries, Barella/Vecino (83’), Brozovic, Calhanoglu/Vidal (73’), Perisic; Sanchez, Dzeko. 

Pelatih: Simone Inzaghi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Aroma Money Politics Sangat Terasa di Bangka Belitung, Tokoh Masyarakat Ingatkan Petugas Awasi Lapas dan Pelosok Pada Pencoblosan Pemilu 2024

Salah seorang Tokoh Masyarakat Bangka Belitung, Bujang Musa,