Intelijen Kejaksaan Tangkap Buronan Kasus Surat Palsu di Komplek Green Catleya Palembang

Jakarta – Tim tangkap buronan gabungan dari satuan kerja bidang intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali berhasil menangkap buronan, Hendra Saputra bin Ahad Hasibuan.

Hendra merupakan buronan terpidana kasus surat palsu, yang tak berkutik ketika disergap tim intelijen kejaksaan.

“Buronan terpidana Hendra Saputra berhasil diamankan tim jaksa saat berada di Komplek Green Catleya Residence, Kecamatan Sako, Kota Palembang, pada Kamis pagi (17/09/2020) sekitar pukul 05.30 WIB,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, Kamis (17/09/2020).

Menurut Hari, penangkapan itu berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1166K/Pid/2017 tanggal 20 November 2017, dimana Hendra Saputra terbukti bersalah menggunakan surat palsu yaitu Surat Keterangan Hibah dan Surat Jual Beli tanah berlokasi di desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

“Atas perbuatannya itu, Hendra Saputra dijatuhi hukuman 1 tahun penjara lantaran terbukti bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama menggunakan surat palsu sehingga melanggar pasal 263 ayat (2) KUHPidana juncto pasal 55 Ayat (1) ke -1 KUHPidana,” jelas Hari.

Hari menambahkan, sejak Januari hingga pertengahan September tahun 2020 ini, terpidana Hendra Saputra merupakan buronan ke-73 yang berhasil diamankan tim Tangkap Buronan (Tabur) kejaksaan.

Program Tangkap Buronan (Tabur) digulirkan oleh satuan kerja Bidang Intelijen Kejagung dalam memburu dan menangkap buronan pelaku kejahatan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kejaksaan.

Hari menegaskan, Tim Tabur kejaksaan ini terus bergerak memburu dan menangkap para buronan, baik yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana.

Oleh karena itu, Hari mengingatkan, sebaiknya para buronan itu segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan di negeri ini,” tegas Hari.(Richard)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan