Imbas Perang, Inggris Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Roman Abramovich Resmi Tinggalkan Chelsea

Imbas Perang, Inggris Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Roman Abramovich Resmi Tinggalkan Chelsea

- in DUNIA, OLAHRAGA
314
0
Imbas Perang, Inggris Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Roman Abramovich Resmi Tinggalkan Chelsea. - Foto: Miliarder Rusia, Roman Abramovich tak lagi menjadi pemilik Chelsea.(Twitter)Imbas Perang, Inggris Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Roman Abramovich Resmi Tinggalkan Chelsea. - Foto: Miliarder Rusia, Roman Abramovich tak lagi menjadi pemilik Chelsea.(Twitter)

Miliarder Rusia Roman Abramovich tak lagi menjadi pemilik Chelsea setelah menyerahkan sepenuhnya kepengurusan klub kepada Chelsea Charitable Foundation, Sabtu (26/2/2022). 

Abramovich ditengarai meninggalkan Chelsea akibat sanksi yang dijatuhkan Pemerintah Inggris terhadap tiga miliarder yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Hal itu menyusul serangan militer yang dilakukan Rusia ke Ukraina. 

Serangan Rusia ke Ukraina yang dimulai sejak Kamis lalu berdampak ke berbagai lini, termasuk ke sepak bola Inggris. Di mana salah satu klubnya, Chelsea yang dimiliki seorang miliarder asal Rusia tersebut. 

Inggris mengecam serangan Rusia ke Ukraina. Salah satu bentuknya, awal pekan ini, Pemerintah mengumumkan akan menjatuhkan sanksi pada tiga miliarder yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Abramovich diketahui adalah salah satu orang terkaya Rusia dan diyakini dekat dengan Presiden Putin. Hal tersebut tentu menimbulkan rasa khawatir mengenai masa depan Chelsea. 

Oleh sebab itu, Abramovich pun mengumumkan untuk melepas keterlibatannya dalam klub asal London tersebut. Dia menyerahkan kepengurusan ke pihak yang dinilai dapat dipercaya. 

“Saya selalu mengambil keputusan terbaik untuk klub. Saya selalu mengangkat nilai ini. Oleh sebab itu, saya memberikan kepercayaan kepada Chelsea Charitable Foundation untuk mengurus dan menjaga klub,” kata Abramovich di laman resmi klub, Minggu (27/2/2022). 

Hal ini membuat Abramovich tak terlibat dengan Chelsea untuk pertama kali, sejak mengambil alih klub. Dia pun menyebut jika keberhasilan Chelsea sekarang adalah hasil kerja kerasnya. 

Selama 20 tahun menjadi pemilik Chelsea, Roman Abramovic selalu menganggap perannya sebagai bagian dari klub. Tugasnya adalah memastikan Chelsea dapat sesukses sekarang, dan membangun masa depan. 

Para wali yayasan amal Chelsea dikabarkan belum menerima tawaran Roman Abramovich untuk menjalankan kepengurusan dan perawatan klub. 

Abramovich mengeluarkan pernyataan mundur dari kepengurusan klub imbas invasi Rusia ke Ukraina.  

Ia menyarankan sejumlah keputusan penting terkait dengan menjalankan klub akan berada di luar tangan pemilik. 

Chelsea telah berulang kali menyatakan bahwa perubahan tersebut tidak menandakan bahwa klub tersebut akan dijual, meskipun tidak ada kerangka waktu yang telah ditetapkan untuk menentukan kapan Abramovich akan kembali bertanggung jawab. 

Namun, kini muncul bahwa wali belum menerima tawaran sang pemilik. Kabarnya, mereka bisa menolak permintaan tersebut secara langsung. 

Menurut The Mail, para wali, termasuk manajer Chelsea Women, Emma Hayes dan ketua klub, Bruce Buck, telah mengajukan penjelasan detail mengenai permintaan Abramovich. 

Wali Chelsea dilaporkan telah bertemu dengan klub dengan tujuan untuk menentukan bagaimana perubahan yang diusulkan oleh Abramovich. 

Menurut laporan Mail, beberapa wali menerima tawaran pemilik sementara yang lain memilih untuk tidak melakukannya. 

The Telegraph melaporkan, para wali memiliki pertanyaan utama yang belum terjawab, yang perlu diselesaikan sebelum keputusan disetujui. 

Sejumlah pakar telah angkat bicara setelah mendengar pernyataan Abramovich. Gary Neville dan Jamie Carragher bergabung dengan Micah Richards untuk menyampaikan pendapat mereka. 

“Saya pikir itu adalah pendekatan pengecut untuk melemparkan masalah kepada orang-orang baik di dewan amal dan yayasan ketika cukup jelas dia menjalankan klub dengan Marina (Granovskaia, direktur Chelsea] dan [penasihat teknis dan kinerja) Petr Cech di sisi sepak bola,” kata Neville seperti dilansir Sky Sports. 

Sedangkan Carragher berpendapat, hal itu mengacu pada fakta bahwa Chelsea menunggu hingga hari berikutnya untuk mengeluarkan pernyataan tentang situasi di Ukraina, mengingat nama Abramovich disebutkan oleh anggota parlemen Chris Bryant di tengah invasi Rusia ke tetangganya. 

“Saya akan merasakan pernyataan Abramovich itu, faktanya tidak disebutkan sama sekali tentang apa yang sedang terjadi saat ini. Seluruh dunia dapat melihat apa yang sedang terjadi dan saya pikir itu adalah pernyataan yang sangat buruk untuk dikeluarkan,” tutur Carragher. 

Abramovich menjadi pemilik Chelsea sejak tahun 2003. Namun, taipan asal Rusia tersebut mendapat banyak kecaman menyusul krisis yang menimpa Ukraina. 

Rusia telah mendeklarasikan perang dengan Ukraina. Di bawah komando presiden Vladimir Putin, Rusia telah melakukan serangan militer ke wilayah Ukraina. 

Abramovich yang punya hubungan erat dengan pemerintah Rusia juga turut terkena imbasnya. Banyak yang meminta Abramovich untuk segera meninggalkan Chelsea. 

Abramovich pada akhirnya membuat pengumuman sehari sebelum Chelsea menghadapi Liverpool di final Piala Carabao. Dia menyerahkan kepengurusan klub kepada yayasan amal klub. 

“Selama hampir 20 tahun kepemilikan saya di Chelsea FC, saya selalu memandang peran saya sebagai penjaga klub, yang tugasnya adalah memastikan bahwa kami sukses seperti hari ini, serta membangun masa depan, sementara juga memainkan peran positif dalam komunitas kami,” bunyi pernyataan Abramovich di situs resmi Chelsea. 

Abramovich mengaku selalu mengambil keputusan dengan kepentingan terbaik klub. Dia menegaskan, dirinya tetap berkomitmen pada nilai-nilai ini.  

“Itulah sebabnya saya hari ini memberikan amanat kepada Yayasan amal Chelsea untuk mengurus dan merawat Chelsea FC. Saya percaya bahwa saat ini mereka berada dalam posisi terbaik untuk menjaga kepentingan Klub, pemain, staf, dan penggemar,” ujarnya. 

Roman Abramovich memasuki dunia sepak bola Inggris pada tahun 2003. Ketika itu dia mengambil alih Chelsea dari pemilik sebelumnya Ken Bates. 

Di bawah kepemimpinannya, Chelsea telah menjadi salah satu klub yang cukup disegani. Mereka mampu meraih gelar baik di pentas domestik maupun Eropa. 

Chelsea berhasil memenangkan lima gelar Premier League. Bukan hanya itu saja, The Blues juga mampu mengangkat dua trofi Liga Champions dan dua Liga Europa.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Aroma Money Politics Sangat Terasa di Bangka Belitung, Tokoh Masyarakat Ingatkan Petugas Awasi Lapas dan Pelosok Pada Pencoblosan Pemilu 2024

Salah seorang Tokoh Masyarakat Bangka Belitung, Bujang Musa,