Breaking News

Ikuti Pertemuan di Kamboja, BNN Perkenalkan Toko Online Stop Narkoba

Ikuti Pertemuan di Kamboja, BNN Perkenalkan Toko Online Stop Narkoba. Ikuti Pertemuan di Kamboja, BNN Perkenalkan Toko Online Stop Narkoba.

Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkenalkan sebuah toko online berisi produk buatan warga binaan. Toko yang diberi alamat www.tokostopnarkoba.com itu diperkenalkan BNN saat mengikuti pertemuan Asean Senior Official on Drug Matters (ASOD) ke 40 di Siem Reap, Kamboja.

Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono menjelaskan, toko online tersebut menjual aneka produk hasil warga binaan BNN, seperti handycraft  yakni clutch pandan, kerudung lukis, tas kanvas lukis. Juga aksesoris dan kuliner.

“Melalui toko online ini, diharapkan produk warga binaan  akan dapat dipasarkan ke seluruh Indonesia dan dunia internasional sehingga mereka bisa mendapatkan kesejahteraan,” tutur Sulistyo Pudjo, Jumat, 30 Agustus 2019.

Sulistyo Pudjo menyampaikan, pada pertemuan ASOD itu, delegasi Indonesia yang hadir merupakan perwakilan dari BNN, Kemenkopolhukam, Setkab dan Kemenlu.

Adapun agenda pertemuan ini terdiri  5 working group antara lain,  Preventive Education, Research, Treatment & Rehabilitation, Law Enforcement dan Alternative Development.

“Indonesia menjadi chairman pada alternative development working,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Kepala BNN RI, Heru Winarko menegaskan, kejahatan narkoba bersifat transnasional. Sehingga dalam penanggulangannya dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi di tingkat kawasan Asean, maupun dunia.

Untuk memerangi kejahatan narkoba, sebuah negara tidak akan mampu berjuang sendirian. Pelibatan sektor swasta dinilai strategis dalam mendukung upaya pemerintah dalam menanganinya.

“Kemitraan dan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, termasuk pelaku usaha sangatlah penting. Mereka yang bergerak di sektor bisnis bisa mengambil peran dengan cara promosi atau pemasaran hasil produk dari projek pemberdayaan masyarakat,” tutur Kepala BNN Heru Winarko di hadapan para peserta Asean Senior Official on Drug Matters (ASOD) ke 40 di Siem Reap, Kamboja itu.

Dalam pertemuan ini, BNN juga membahas Inarcell. Terkait hal tersebut, saat ini BNN sedang mengembangkan pusat layanan unggulan di Lido, Jawa Barat.

Salah satu program unggulan yang telah dilaksanakan adalah Technical Training on Integrated Interdiction yang telah dilaksanakan di PPSDM BNN pada tanggal 26 Februari-5 Maret 2019.

Pelatih berasal dari beberapa counterpart sahabat seperti AFP, ABF, US DEA, UNODC dan beberapa kementerian terkait.

Pelatihan ini dihadiri oleh 5 negara, yakni Sri Lanka, Laos, Filipina, Timor Leste dan Fiji. “Ke depannya Inarcell akan menyelenggarakan International Training on Narcotics Enforcement,” ujar Heru Winarko.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*