Ikuti Kontes Durian, Rumah Tani Indonesia Pernalkan Durian Kubu

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Rumah Tani Indonesia Sumatera Barat (DPD RTI Sumbar), Happy Novita dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Rumah Tani Indonesia Kota Bukittinggi (DPC RTI Kota Bukittinggi), Willy Maerin bersama Pakar Durian Balitbu Tropika Solok, Prof Jarot Panca Santoso saat menyerahkan Durian Kubu yakni durian lokal asal Bukittinggi, untuk mengikuti kontes durian di Balai Penelitian Buah (Balitbu) Tropika Solok, Sumatera Barat. (Istimewa).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Rumah Tani Indonesia Sumatera Barat (DPD RTI Sumbar), Happy Novita dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Rumah Tani Indonesia Kota Bukittinggi (DPC RTI Kota Bukittinggi), Willy Maerin bersama Pakar Durian Balitbu Tropika Solok, Prof Jarot Panca Santoso saat menyerahkan Durian Kubu yakni durian lokal asal Bukittinggi, untuk mengikuti kontes durian di Balai Penelitian Buah (Balitbu) Tropika Solok, Sumatera Barat. (Istimewa).

Kontes durian sedang digelar di Balai Penelitian Buah (Balitbu) Tropika Solok, Sumatera Barat. Berbagai jenis durian diikutsertakan dalam kontes ini.

Rumah Tani Indonesia (RTI) mengikuti kontes durian tersebut dengan membawa dan menjagokan durian lokal yang diberinama Durian Kubu.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Rumah Tani Indonesia Sumatera Barat (DPD RTI Sumbar), Happy Novita menyampaikan, durian lokal yang mereka ikutkan dalam kontes durian kali ini adalah durian yang berasal dari Kota Bukittinggi. “Dari durian lokal asal Bukittinggi. Kita beri nama Durian Kubu,” ujar Happy Novita, Sabtu (10/04/2020).

Bersama Ketua Dewan Pimpinan Cabang Rumah Tani Indonesia Kota Bukittinggi (DPC RTI Kota Bukittinggi), Willy Maerin,  Happy Novita dan kawan-kawannya mengikuti kontes durian yang sudah digelar sejak September 2019 hingga Agustus 2020 mendatang.

Durian Kubu ini, lanjut Novita, sudah diserahkan dan diuji oleh Pakar Durian Balitbu Tropika Solok, Prof Jarot Panca Santoso. Durian Kubu tumbuh di ketinggian tanah 891 meter.

“Kita mau kembangkan Durian Kubu, durian lokal yang tumbuh di wilayah Bukittinggi,” tandas Happy Novita.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan