Breaking News

Holding PT Conch Teken MoU Beasiswa Dengan Pemkab Tabalong dan Pemkab Manokwari

Rekrut Calon Pekerja Pabrik Untuk Belajar Keahlian ke China

Rekrut Calon Pekerja Pabrik Untuk Belajar Keahlian ke China, Holding PT Conch Teken MoU Beasiswa Dengan Pemkab Tabalong dan Pemkab Manokwari.

Dua Pemerintahan Kabupaten (Pemkab), yakni Tabalong dari Kalimantan Selatan dan Manokwari dari Papua Barat melakukan kerja sama pendidikan, dengan meneken Memorandum of Understanding (Mou) dengan PT Conch Cement Grup bersama Nanjing Polytechnic Institute China.

Penandatanganan kerjasama beasiswa itu diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong diwakili oleh Wakil Bupati Mawardi. Mawardi hadir dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Akhmad Rizali Noor, beserta petinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong Sutimbul dan beberapa pejabat daerah lainnya.




Sementara, dari Pemkab Manokwari dihadiri oleh Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo, yang dikawal oleh sejumlah pejabat dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manokwari Agus Winarso, Bidang Pelatihan dan Ketenagakerjaan Kabupaten Manokwari Muhkliarto dan beberapa staf lainnya.

Dari pihak perusahaan, Pimpinan Conch Grup, Ke Qiubi bersama Direktur PT Conch International Trade Indonesia, Wang Haiqing, Asisten Direktur PT Conch International Trade Indonesia, sekaligus Penerjemah Percakapan, Tony. Juga, Wakil Rektor Nanjing Polytechnic Institute, Shen Guoliang, Dosen Bahasa Asing Nanjing Polytechnic Institute, Guo Ye. Selain itu, utusan perusahaan dari wilayah Kalimantan, Papua dan Jakarta juga hadir. Ada juga partner Nanjing Polytechnic Institute China di Indonesia, Ibu Dewi.

Penandatanganan MoU, dilakukan oleh Deputy Secretary of Nanjing Polytechnic Institute China (Wakil Rektor), Shen Guo Liang dengan kedua Pemerintah Kabupaten, Tabalong dan Manokwari.

Direktur PT Conch International Trade Indonesia, Wang Haiqing menyampaikan, pihaknya memberikan beasiswa kepada putra-putri Indonesia, yang nantinya akan bekerja di perusahaan-perusahaan China, seperti di PT Cronch Cement Grup yang berada di beberapa wilayah di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan visi perusahaan yang diwajibkan melakukan dan memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat setempat.

“Hal itu juga seiring dengan permintaan pemerintah Indonesia, yang pernah disampaikan Pak Luhut Binsar Panjaitan, agar mengutamakan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan-perusahaan China yang ada di Indonesia,” tutur Wang Haiqing.

Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo mengungkapkan, tahun ini Pemda Manokwari diberikan kuota sebanyak 15 orang putra-putri daerah yang akan diseleksi untuk mendapatkan program beasiswa di Cina.

“Untuk tahun ini kita diberi kuota sebanyak 15 orang. Ini merupakan kerjasama yang pertama yang dilakukan oleh Pemda Manokwari dengan PT Conch Cement Indonesia,” kata Edi Budoyo usai melakukan penandatanganan MOU itu.

PT Conch Cement Indonesia perusahaan yang beroperasi di bidang semen, batubara, besi bajal, nikel, dan ekspor kayu dan bidang lainnya. Perusahaan tersebut akan memberikan beasiswa kepada putra-putri yang nantinya akan di seleksi oleh pemerintah daerah.

Wakil Bupati Tabalong, Mawardi yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Akhmad Rizali Noor, beserta petinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong Sutimbul, menyampaikan, pihaknya setuju melakukan kerjasama itu.

“Jangan sampai overlapping program beasiswa ini. Jadi tahun 2019 ini, sebanyak 30 pelajar dari Tabalong akan kami rekrut untuk mengikuti pendidikan di Nanjing Polytechnic Institute China. Berikutnya, ke depan, mungkin akan naik mencapai 100 orang yang akan diberikan beasiswa dan berangkat ke Nanjing,” tutur Mawardi.

Saat ini, pola kerja sama yang tercipta dengan PT Conch, Pemerintah Kabupaten Tabalong hanya memfasilitasi rekrutmen dan juga membantu warga yang melanjutkan pendidikannya di Nanjing dengan mengurusi hal-hal teknis dan kebutuhan-kebutuhan kecil.

“Beasiswa sebesar 90 persen biaya ditanggung PT Conch. Kita hanya urus yang kecil-kecil saja. Seperti menyediakan lap top untuk alat belajar mereka disana,’ ujar Mawardi.

Dia berharap, ke depan, program beasiswa dan kerja sama pendidikan juga bisa dilakukan dari mulai pelajar Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Bisa berupa pelatihan-pelatihan pendidikan, bantuan belajar siswa untuk tingkat SD dan SMP. Itu ke depannya,” ujarnya.

Jika tahap pertama ini sudah lancar, harap dia lagi, para pelajar Tabalong yang akan belajar ke China, hendaknya dibiayai full, 100 persen. “Ke depan, katanya akan full, seratus persen,” ujar Mawardi.




Sementara itu, Human Resources and General Affairs (HR & GA Department) PT Conch International Trade Indonesia, Shella Kartika menyampaikan, Nota Kesepahamanan ini ditandatangani antara Conch Cement, Nanjing Polytechnic Institute China serta Pemerintah Kabupaten Manokwari, Tabalong dan Bolaang Mongondow.

Ada dua kampus yang seharusnya ikut dan Tiga Pemerintahan Kabupaten dari Indonesia, yakni Kabupaten Tabalong, Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Manokwari.

Namun yang hadir hanya dari Nanjing Polytechnic Institute China dan dua Kabupaten, Tabalong dan Manokwari.

“Yang berisi tentang pemberian beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu di Universitas China, serta memberikan kesempatan magang dan bekerja di PT Conch International Trade Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk Corporate Social Responsibility dari PT Conch,” ujar Shella Kartika.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*