HBA Ke-61, Jaksa Agung : Penegakan Hukum Tidak Boleh Menghambat Pembangunan dan Perekonomian

HBA Ke-61, Jaksa Agung : Penegakan Hukum Tidak Boleh Menghambat Pembangunan dan Perekonomian

- in NASIONAL
5
0

JAKARTA – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan kemanfaatan penegakan hukum sangatlah dibutuhkan dalam proses pembangunan. Hal ini dibutuhkan, guna menciptakan kondisi yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

“Sehingga proses penegakan hukum yang dilakukan akan mampu memberikan kemanfaatan pada setiap proses pembangunan. Dalam arti lain, proses penegakan hukum haruslah seiring dan tidak boleh menghambat jalannya pembangunan dan roda perekonomian,” kata Burhanuddin dalam sambutan peringatan Hari Bakti Adhyaksa (HBA) Ke-61 di Menara Kartika Adhyaksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/07/2021).

Menurutnya, perkembangan kemanfaatan penegakan hukum sangatlah dibutuhkan dalam proses pembangunan dalam menciptakan kondisi yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

“Pembangunan ekonomi akan kokoh apabila ditopang oleh hukum yang kuat dan kejaksaan sebagai institusi penegak hukum harus dapat memegang peranan sebagai aktor intelektual yang mampu menyeimbangkan neraca keadilan yang tersirat dengan kepastian hukum yang tersurat,” tegasnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, perkembangan global seperti saat ini, dimana segala sesuatunya bergerak dengan cepat melampaui batas ruang dan waktu. Sehingga kejaksaan dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Peran kejaksaan sebagai aparat penegakan hukum semata-mata tidak lagi berorientasi pada kepastian dan keadilan, melainkan harus mampu memberikan kemanfaatan hukum bagi masyarakat,” ujarnya.

Peringatan HBA Ke-61 kali ini dilaksanakan secara virtual yang dihadiri seluruh kejaksaan se-Indonesia melalui sarana video conference. Meski demikian, pelaksanaan tetap berjalan penuh dengan khidmat.

Burhanuddin yang tampil sebagai inspektur upacara juga mengeluarkan 7 perintah harian sebagai pedoman yang harus dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh jajaran kejaksaan.

Berikut 7 Perintah Harian tersebut :

1. Dukung penuh Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sesuai ketentuan.
2. Gunakan hati nurani dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan.
3. Ciptakan karya-karya yang inovatif dan terintegrasi yang dapat meningkatkan pelayanan publik.
4. Wujudkan Kejaksaan Digital dalam penyelenggaraan manajemen teknologi informasi dan sistem satu data Kejaksaan.
5. Perkuat asas dominus litis dalam setiap pembentukan peraturan perundang-undangan.
6. Segera sinergitaskan peran penuntutan dan penanganan perkara koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer.
7. Jaga marwah institusi dengan bekerja secara cerdas, integritas, profesional, dan berhati nurani.(Richard)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Peduli Insan Pers, Jaksa Agung Burhanuddin Serahkan 1 Ekor Sapi ke Forwaka

JAKARTA – Dalam rangka perayaan Hari Raya Idul