Hakim Tipikor Putus Bebas Terdakwa Korupsi, Kecewa, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Ajukan Kasasi

Hakim Tipikor Putus Bebas Terdakwa Korupsi, Kecewa, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Ajukan Kasasi.
Hakim Tipikor Putus Bebas Terdakwa Korupsi, Kecewa, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Ajukan Kasasi.

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kajati DKI) Warih Sadono menyampaikan kekecewaanya dengan putusan Hakim yang memutus bebas terdakwa kasus korupsi. Dia berharap, ke depan hakim tidak melonggarkan vonis terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

Warih Sadono menyebut, putusan majelis hakim Tipikor Jakarta yang menghukum bebas Direktur Utama PT Tansri Madjid Energi, Kokos Jiang alias Kokos Lio Lim dalam kasus korupsi pengadaan cadangan batubara PT PLN Batubara, adalah putusan yang mengecewakan. Karena itu, pihaknya langsung mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan tersebut.





“Kalau dibilang kecewa, ya saya kecewa dengan putusan itu, tapi ya kita hormati putusan hakim. Dan kita tetap mengajukan kasasi ke MA,” tutur Warih Sadono, usai menghadiri pembukaan Pendidikan Pelatihan Jaksa (PPPJ), di Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (14/06/2019).

Menurut mantan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Dirdik) ini, pihak jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara itu sudah bekerja secara optimal. Terbukti, terdakwa lain yakni Direktur Utama PT PLN Batubara, Khairil Wahyuni yang didakwa korupsi bersama-sama Kokos Jian justru dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

“Untuk terdakwa yang lain, justru dijatuhi hukuman dua tahun. Artinya, mereka kan terbukti melakukan tindak pidana korupsi,” ujarnya.





Meski demikian, dia mengaku optimis dengan Mahkamah Agung yang akan mengabulkan permohonan kasasi JPU dalam perkara tersebut.

“Kita optimis kasasi jaksa nanti akan dikabulkan hakim kasasi Mahkamah Agung,” kata Warih menambahkan.

Menyinggung pertimbangan hakim membebaskan Kokos Jiang, Warih menyatakan belum tahu karena belum menerima salinan putusannya.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta diketuai Fatsal Hendry, pada Rabu (12/6/2019) malam memutus bebas Dirut PT TME Kokos Jiang dari dakwaan korupsi pengadaan cadangan batubara PT PLN.





Sebaliknya majelis hakim yang sama dan dengan kasus yang sama malah menghukum mantan Dirut PT PLN Batubara Khairil Wahyuni selama dua tahun penjara atau lebih ringan dari tuntutan jaksa tiga tahun penjara.

Terdakwa Kokos Jiang sebelumnya oleh JPU dituntut empat tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsidair enam bulan kurungan dan juga dituntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 477 miliar.





Uang pengganti tersebut diperhitungkan dengan uang yang telah dititipkan terdakwa di rekening Penitipan RPL 139 Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk PDT Pemerintah sebesar Rp 477 miliar.(Richard)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*