Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, Generasi Millenial Diminta Bikin Gebrakan Baru

Pengusaha Muda Nasional Sandiaga Salahuddin Uno dan Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) Korneles Galajinjinay dalam Seminar Selebrasi Nasional Ekonomi Kreatif dengan tema Kekuatan Baru Indonesia, yang digelar di Auditorium Shaba Utama, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, pada Kamis (28/11/19).
Pengusaha Muda Nasional Sandiaga Salahuddin Uno dan Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) Korneles Galajinjinay dalam Seminar Selebrasi Nasional Ekonomi Kreatif dengan tema Kekuatan Baru Indonesia, yang digelar di Auditorium Shaba Utama, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, pada Kamis (28/11/19).

Generasi Millenial diminta membuat gebrakan baru untuk menghadapi ketidakpastian perekonomian global yang sedang terjadi.

Selain itu, situasi perang dagang Negara-negara super power jangan sampai membuat Indonesia terhimpit semakin jauh dalam kesulitan perekonomian.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (Ketum PP GMKI) Korneles Galajinjinay  dalam Seminar Selebrasi Nasional Ekonomi Kreatif dengan tema Kekuatan Baru Indonesia, yang digelar  di Auditorium Shaba Utama, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, pada Kamis (28/11/19), sekitar  pukul 14.30 WITA.

Korneles menegaskan, saat ini, Indonesia sedang dilanda ketidakpastian pertumbuhan ekonomi nasional.  Hal itu dikarenakan ketidakpastian ekonomi global akibat perang dagang negera-negara super power.

Oleh karena itu, geliat ekonomi kreatif, sebagai kekuatan baru ekonomi Indonesia, dapat dikelola secara optimal, oleh pemerintah maupun sektor swasta. Itu untuk menjawab ketidakpastian pertumbuhan ekomomi nasional.

“Selain itu, pasar ekonomi kreatif adalah anak-anak millenial, potensinya sangat besar. Anak-anak millennial bisa sebagai produsen dan sekaligus konsumen. Oleh karrna itu, pengelolaan ekonomi kreatif harus berkolaborasi bersama anak-anak millenial sebagai ujung tombak kemajuan pertumbuhan ekonomi Nasional. Gereasi milenial adalah kekuatan baru ekonomi nasional,” tutur Korneles Galajinjinay.

Korneles menegaskan, generasi millenial atau pemuda saat ini, harus memiliki gebrakan baru demi menguatkan perekonomian Bangsa Indonesia yang unggul dan maju.

Kegiatan dihadiri sekitar 1.000 orang anak-anak millineal yang terdiri dari perwakilan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dari cabang-cabang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, bersama Kelompok Cipayung plus dan mahasiswa-mahasiswi di lingkungan Universitas Warmadewa dan kampus-kampus di Denpasar, Bali.

Pembicara kunci dalam kegiatan itu adalah Sandiaga Salahuddin Uno. Sadiaga yang dikenal sebagai Tokoh Muda yang sukses dalam dunia usaha menyampaikan, dengan ekonomi kreatif yang dibangun oleh generasi muda hari ini, diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai sektor, untuk Indonesia, khususnya yang ada di Bali.

“Agar bisa menjadi lokomotif dalam ekonomi  kita ini yang masih terasa agak terlambat,” tutur Sandiaga Salahuddin Uno.

Mantan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta ini menyebut, dengan adanya kreativitas ekonomi tersebut, diharapkan juga sebagai penopang bagi generasi muda dalam jangka waktu yang panjang.

Pada kesempatan itu, pria yang maju sebagai Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2019 lalu itu pun menyampaikan terimakasihnya kepada Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), yang sudah mengundangnya sebagai pembicara yang mengulas ekonomi kreatif dalam kegiatan Selebrasi Nasional yang dilakukan bersama Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Rektor Universitas Warmadewa dan jajarannya.

“Juga kepada seluruh pemuda dan mahasiswa yang telah menggagas dan mengikuti kegiatan ini. Semoga inspirasi bagi anak muda untuk bersatu dalam menorehkan prestasi di masa depan,” lanjut Sandiaga.

Sandiaga menegaskan, ekonomi kreatif akan berkembang dan tumbuh beriringan dengan teknologi. Dan peluang ada, jika mampu memanfaatkannya dengan baik.

Lebih lanjut, menurut Sandiaga Uno, ekonomi kreatif adalah wujud dari nilai tambah kekayaan intelektual, yang bersumber pada kreativitas manusia dan berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Jadi, ekonomi kreatif diharapkan mampu menjadi pilar ekonomi yang baru.Ekraf diharapkan mampu jadi kekuatan baru di masa mendatang, untuk perekonomian nasional,” katanya.

Sandiaga juga menyebut, sektor pariwisata juga sangat potensial untuk mengembangkan ekonomi kreatif yang bisa dijajal generasi millennial.

“Apalagi, saat ini, jumlah penduduk usia produktif kita begitu besar. Dan kita harus mempersiapkan mereka agar menjadi SDM yang terampil, siap menjawab tantangan ekonomi digital, bahkan hingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” tandas Sandiaga Uno.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan