Gerakan Pangan Murah di Labura Disambut Riang Oleh Warga

Gerakan Pangan Murah di Labura Disambut Riang Oleh Warga

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
6283
0
Foto: Suasana Gerakan Pangan Murah oleh Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara di Desa Damuli Kebon, Kecamatan Kualuh Selatan pada Senin, 26 Juni 2023.(Dok)Foto: Suasana Gerakan Pangan Murah oleh Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara di Desa Damuli Kebon, Kecamatan Kualuh Selatan pada Senin, 26 Juni 2023.(Dok)

Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Pemerintah menggalakkan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini disambut gembira oleh sejumlah warga.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara di Desa Damuli Kebon, Kecamatan Kualuh Selatan pada Senin, 26 Juni 2023.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Labura, H Samsul Tanjung, bersama Sekda Labura, H Muhammad Suib, Asisten dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mewakili.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Labura, Agoes ES menyampaikan, rangkaian kegiatan diawali dengan zoom meeting serentak di seluruh Indonesia yang diikuti pihak Dinas Ketahanan Pangan Labuhanbatu Utara, yang di-launching oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), H Arief Prasetyo Adi.

Wakil Bupati Labura, H Samsul Tanjung menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dan Bapanas.

“Hendaknya program ini terus berlanjut. Jangan sempat putus di tengah jalan, agar masyarakat Indonesia bisa merasakan dan menikmati hasil-hasil pertanian kita,” ujar Samsul Tanjung.

Berdasarkan hasil wawancara Wartawan Sinar Keadilan Jonny Silalahi terhadap sejumlah warga di Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, masyarakat menyambut gembira Gerakan Pangan Murah itu.

Program ini dirasakan warga bisa mengurangi beban biaya belanja dapur rumah tangga sehari-hari. Sehingga, sisanya bisa dipergunakan untuk keperluan lain, seperti biaya anak-anak sekolah, listrik, dan lain sebagainya.

Warga juga berharap, kegiatan itu dilakukan berkesinambungan, minimal setiap sekali sebulan secara rutin, di semua Kecamatan di Labuhanbatu Utara.

Tampak sekitar 2000-an warga membanjiri kejiatan ini, dari berbagai kalangan, mulai ibu-ibu, nenek-nenek, kaum bapak dan kaum muda, mereka berbondong-bondong membeli kebutuhan rumah tangga masing-masing.

Sekda Labuhanbatu Utara, H Muhammad Suib, menambahkan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara akan berupaya keras bersama-sama Dinas Ketahanan Pangan untuk berkerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Bapanas agar kegiatan ini terus dilakukan secara rutin di Labuhanbatu Utara.

“Kami akan berkoordinasi terus supaya program ini dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Labuhanbatu Utara ini, mengingat masyarakat di Kecamatan Kualuh Selatan ini cukup antusias membeli kebutuhan Rumah Tangga mereka masing-masing,” ujar Muhammad Suib.

Sedangkan menurut Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Labuhanbatu Utara, Agoes ES, Gerakan Pangan Nasional ini dilakukan langsung oleh Pemerintah Pusat.

“Untuk Provinsi Sumatera Utara hanya terdapat 10 Kabupaten dan Kota saja yang terpilih mengikutinya Program Gerakan Pangan Nasional untuk tahun 2023 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agoes ES yang baru 3 minggu menjadi Plt kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Labura, menyatakan sangat mendukung program ini.

Dia juga bergarap agar kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan. “Jangan sampai terputus. Dan kepada Pemerintah Pusat atau Kementerian hendaknya ini dilakukan secara terus menerus setiap tahun atau setiap triwulan, dalam bentuk Gerakan Pangan Nasional,” ujarnya.

Adapun bahan-bahan yang dijual pada Gerakan Pangan Nasional Murah yaitu beras medium dengan 45.000/ 5 kg, minyak goreng Rp12.000/ liter, gula Rp 12.000/ kg, telur Rp 48.000/papan, sayur-sayuran, ayam, dan yang lainnya.

Program Gerakan Pangan Nasional Murah yang diadakan di Kecamatan Kualuh Selatan itu digelar selama 2 hari, dari Senin 26 Juni 2023 hingga Selasa 27 Juni 2023, dibuka mulai pukul 8 pagi sampai siang hari.

Program Gerakan Pangan Nasional ini sudah diberitahukan kepada masyarakat Labura 5 hari yang lalu, yakni warga di Kecamatan Kualuh Hulu, Kecamatan Kualuh Selatan dan kecamatan-kecamatan lainnya.

Gerakan Pangan Nasional ini sudah pernah dilakukan di Kecamatan Aek Kuo, Desa Sidio Mulya dan di Kelurahaan Gonting Saga.

Selanjutnya, Program Gerakan Pangan Nasional Murah ini akan dilakukan secara bergulir di masing-masing kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Teknik Penyampaian Gerakan pangan Nasional Murah ada 2 tahap. Pertama, menyurati pihak Kecamatan dan Desa sekitar. Kedua, melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan lain-lain.

Beras yang dipersiapkan untuk program ini sebanyak 8 ton, minyak goreng sekitar 1 ton, gula sekitar 1 ton, sayur-sayuran, ayam, dan yang lainnya menyesuaikan.

“Karena kalau habis, pihak Dinas Pangan Kabupaten Labura dapat mencari lagi. Dan pihak Bulog siap membantu kapan saja bila ada kekurangan-kekurangan yang diperlukan dalam Gerakan Pangan Nasional Murah untuk kabupaten Labuhanbatu Utara,” tandas Agoes ES.***(Jonny Silalahi, SE, MM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan dan Penggelapan, Guru Besar UNHAS Ditahan Diam-diam di Polda Metro Jaya

Seorang Guru Besar Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, bernama