Gencar Lakukan Penyelidikan, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Bidik Kasus Penggelapan Pajak Kakap

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang (Kajari Tanjungpinang), Ahelya Abustaman.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang (Kajari Tanjungpinang), Ahelya Abustaman.

Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sedang gencar melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penggelapan pajak.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang (Kajari Tanjungpinang), Ahelya Abustaman menyampaikan, dugaan penggelapan pajak yang sedang dibidiknya itu adalah dugaan penggelapan Bea Perolehan Hak Atas Tanag dan Bangunan (BPHTB) di Badan Pengelola Pajak dan Distribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang.

“Dari penyelidikan, kini sudah penyidikan. Tim sudah mengambil kesimpulan bahwa telah terjadi perilaku melawan hukum yang menyebabkan terjadinya kerugian Negara. Sehingga kami sepakat akan dinaikkan ke tahap penyidikan pidana khusus dan akan dilanjutkan oleh penyidik pidana khusus,” ungkap Ahelya Abustaman, Minggu (01/12/2019).

Sejauh ini, lanjut Ahelya, sudah 11 orang dipanggil dan dimintai keterangan terkait dugaan kasus ini. Namun, Jaksa penyidik belum menetapkan tersangka.

“Kerugian Negara belum kita pastikan berapa, yang jelas ada. Ini merupakan pidana korupsi, buktinya juga sudah ada, kerugian juga ada,” ujar Ahelya.

Saat ini, jaksa masih menelusuri kasus yang terjadi di tahun 2019 ini. Namun, menurut Ahelya, tidak menutup kemungkinan akan menyidik kasus-kasus di tahun sebelumnya.

“Nanti kita akan panggil lagi saksi-saksi berikutnya, kita tunggu aja nanti,” pungkasnya.

Di Tanjungpinang, sedang heboh adanya dugaan penggelapan BPHTB di Badan Pengelola Pajak dan Distribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang sebesar Rp1,2 miliar.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*