Gelontoran Modal KUR Telah Diterima, Nelayan Kawasan Timur Indonesia Dukung Jokowi Tuntaskan Program Asuransi Hingga 2024

Gelontoran Modal KUR Telah Diterima, Nelayan Kawasan Timur Indonesia Dukung Jokowi Tuntaskan Program Asuransi Hingga 2024

- in DAERAH, EKBIS, NASIONAL, POLITIK
19
0
Indonesia Butuh Menteri Yang Mempermudah Urusan Nelayan Kecil.

Nelayan dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) mendorong dituntaskannya program-program peningkatan kesehjahteraan mereka. Oleh karena itu, kebermanfaatan program pemerintah yang sudah dirasakan nelayan, diminta dilanjutkan sampai tuntas.

Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT), Siswaryudi Heru menuturkan, harapan nelayan hendaknya pemerintahan dan program-program pro nelayan yang sudah dilakukan perlu dilanjutkan.

“Terutama nelayan di Kawasan Timur, yang sangat berharap agar program-program yang sudah dilakukan kiranya diteruskan. Jangan dihentikan. Seperti sudah digelontorkannya permodalan bagi para nelayan, itu sangat baik dan nyata. Masih ada program asuransi nelayan, sangat dibutuhkan di Kawasan Timur Indonesia,” beber Siswaryudi Heru, di Jakarta, Selasa (26/03/2019).

Sejauh ini, lanjut Wakil Ketua Komite Tetap (Wakomtap) Hubungan Antar Lembaga Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ini nelayan merasakan perhatian Pemerintahan Joko Widodo.

“Karena bagi nelayan, yang dibutuhkan itu realitas, realisasi, bukan janji,” ujar Siswaryudi Heru.

Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) ini pun menyebut, untuk Pipres April 2019 sebentar lagi, nelayan berharap agar program-program yang sudah dilakukan itu dituntaskan.

“Karena itu, butuh keberlanjutan dan kebersinambungan. Program-program itu diminta dilanjutkan sampai tuntas oleh pemerintah,” ujarnya.

Siswaryudi Heru yang adalah Ketua Maritim dan Nelayan Projo ini menambahkan, nelayan Indonesia, khususnya yang berada di KTI, masih berharap Joko Widodo memenangi Pilpres 2019, agar keberlanjutan program-program yang sudah dilakukan bisa dituntaskan hingga 2024.

“Nelayan berharap, Jokowi tetap lanjut sampai 2024,” ujarnya.

Awal pekan ini, sebanyak 6.204 nelayan di enam provinsi menerima penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 201,2 miliar. Penyerahan KUR dilakukan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

Penyaluran modal tersebut diberikan untuk nelayan di sentra nelayan dan budidaya ikan di enam provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Tenggara, pada Minggu (24/3/2019).

Darmin Nasution menuturkan, KUR sudah disalurkan sejak 2015 dengan suku bunga kredit tinggi dan jumlah kredit yang sedikit.

“Lalu, Presiden minta kita turunkan suku bunga KUR menjadi single digit dan kami realisasikan dengan menurunkan suku bunga KUR ke level 7% pada 2018,” kata Darmin.

Selain suku Bunga yang diturunkan bagi para nelayan, lanjutnya, pemerintah juga tengah mengembangkan KUR Perikanan.

“Tidak hanya suku bunga kita turunkan, pemerintah juga mengembangkan jenis KUR untuk rakyat, salah satunya seperti KUR Perikanan Rakyat ini,” ujar Darmin Nasution di Pelabuhan Morodemak, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.

Adapun, KUR yang disalurkan di Pelabuhan Morodemak mencapai Rp 72,2 miliar ke 2.122 debitur.

Darmin juga melakukan dialog melalui video conference dengan penerima manfaat di lima lokasi lainnya dengan rincian plafon di Jawa Timur Rp 77,31 miliar untuk 2.348 debitur, Jawa Barat Rp 22,96 miliar untuk 700 debitur, Sulawesi Tenggara Rp 17,36 miliar untuk 698 debitur, Sumatera Selatan Rp 6,66 miliar untuk 169 debitur, NTB Rp 4,71 miliar untuk 167 debitur.

Abdul Rohman, salah satu penerima manfaat KUR Perikanan Rakyat di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan menyampaikan, dari modal yang diterimanya bisa menaikkan omzetnya.

“Dari modal yang saya keluarkan sebesar Rp 64 juta, saya bisa dapat omzet Rp 97 juta. Jadi betul jika KUR memang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Abdul Rohman, saat melakukan dialog dengan Darmin melalui video conference.

Hingga Februari 2019, KUR Sektor Perikanan secara nasional berhasil disalurkan mencapai Rp 5,2 triliun ke 220 ribu debitur.

“Pada kesempatan ini, saya juga meminta bank untuk mempercepat penggunaan kartu dalam penarikan KUR sesuai dengan kebutuhan debitur,” tambah Darmin Nasution.(JR)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like