Breaking News

Gelar Rakorwil di Provinsi Banten, MP BPJS Akan Bentuk Posko Pengaduan

Posko Pengaduan Masyarakat mengenai pelayanan BPJS perlu dibuka.

Koordinator Wilayah Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Korwil MP BPJS) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Kota Serang, Banten (7/9/2016).

 

Hery Susanto Koordinator Nasional (Kornas) MP BPJS dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh pengurus dan anggota MP BPJS wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

 

“Khusus BPJS Ketenagakerjaan yang wajib diikuti yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan kematian (JKM), adapun jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun (JP) diserahkan pada kemampuan masing-masing pengurus,” ujarnya.

 

Menurut Hery, MP BPJS yang merupakan organisasi kader penggerak Jaminan Sosial Nasional saat ini telah membentuk posko pengaduan masyarakat peserta BPJS Kesehatan dan posko pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan.

 

“Jadikan rumah kawan-kawan pengurus MP BPJS di wilayah Banten sebagai posko pengaduan dan pendaftaran peserta BPJS”, tegasnya.

 

Selain itu, lanjutnya, MP BPJS harus hadir di tengah-tengah masyarakat secara langsung. Hal ini disebabkan BPJS sebagai penyelenggara Jaminan Sosial sangat butuh partisipasi publik.

 

“Kalau sudah bergerak jangan setengah-setengah tapi harus total,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kuswata Imam Rusdi selaku Korwil MP BPJS Banten menyampaikan, seluruh jajaran dan anggota MP BPJS Banten sangat siap melaksanakan rekomendasi dan program kerja hasil rakorwil untuk disampaikan ke publik.

 

“Sebagai penggerak Jamsos, MP BPJS Banten harus segera hadir membantu masyarakat dalam mendapatkan manfaat dari program BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan”, jelas Kuswata.

 

Kepala Grup Pemasaran BPJS ketenagakerjaan wilayah Banten, Mualif yang turut hadir dalam Rakorwil MP BPJS Banten mengatakan, kehadiran MP BPJS di wilayah Banten sangat diharapkan mampu menambah peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, BPJS Ketenagakerjaan mempunyai energi tambahan melalui program-program MP BPJS yang konsen dalam kepesertaan pekerja informal.

 

“Jumlah pekerja informal di wilayah Banten masih sangat besar yang belum tercover menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan hadirnya posko pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan di rumah-rumah anggota MP BPJS ini diharapkan bisa mengejar target kepesertaan yang digariskan pemerintah dalam road map Jamsos Ketenagakerjaan,” ujarnya.

 

Rakorwil MP BPJS ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari pengurus Korwil, dan Koordinator Cabang (Korcab) se Provinsi Banten. MP BPJS Provinsi Banten memiliki struktur lima Korcab yakni, korcab Serang – Cilegon, Pandeglang – Lebak, Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*