GAMKI Ajak Seluruh Elemen Bersama-sama Kumpulkan Sembako Untuk Rakyat

Gelar Dies Natalis Ketika Indonesia Sedang Krisis Dilanda Pandemik Corona

Gelar Dies Natalis Ketika Indonesia Sedang Krisis Dilanda Pandemik Corona, GAMKI Ajak Seluruh Elemen Bersama-sama Kumpulkan Sembako Untuk Rakyat. Foto: Wakil Sekretaris Umum DPP GAMKI Petrus Sihombing, yang juga Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Dies Natalis GAMKI yang ke 58, bersama Menteri Sosial Juliari Batubara. (Istimewa).
Gelar Dies Natalis Ketika Indonesia Sedang Krisis Dilanda Pandemik Corona, GAMKI Ajak Seluruh Elemen Bersama-sama Kumpulkan Sembako Untuk Rakyat. Foto: Wakil Sekretaris Umum DPP GAMKI Petrus Sihombing, yang juga Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Dies Natalis GAMKI yang ke 58, bersama Menteri Sosial Juliari Batubara. (Istimewa).

Di tengah keprihatinan menghadapi pandemic Virus Corona atau Covid-19, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menapaki Hari Lahir yang ke 58 dengan turut bertarung melawan pandemik yang sangat mematikan itu.

Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Dies Natalis GAMKI yang ke 58, Petrus Sihombing menuturkan, kondisi masyarakat Indonesia yang sedang dilanda wabah Covid-19 ini, juga menjadi keprihatinan bersama seluruh pemuda, khususnya para pemuda Kristen.

Karena itu, jelang ulang tahun atau Dies Natalis GAMKI yang ke-58 yang jatuh pada 23 April 2020 mendatang, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengajak seluruh lapisan masyarakat, secara khusus kaum muda Kristen berama-sama terlibat dalam aksi dan kegiatan pengumpulan sembako.

“Aksi mengumpulkan sembako dan berbagai donasi dan lain-lainnya dilakukan demi membantu pemerintah melawan pandemi covid 19 ini,”tutur Petrus Sihombing, di Jakarta, Kamis (10/04/2020).

Sejak lama, lanjutnya, GAMKI tetap setia bergerak untuk kemajuan Indonesia. Event setiap tahun Dies Natalis GAMKI biasanya diramaikan dengan berbagai kegiatan ucapan syukur. Namun, kata Petrus, di tahun 2020 ini GAMKI merayakan Dies Natalis secara berbeda kareba wabah Covid-19.

“GAMKI merayakan ulang tahun kali ini dengan cara ikut terlibat dalam membantu Pemerintah dalam mengatasi pandemik. Ini karena GAMKI sejak asalnya pun merupakan organisasi pemuda strategis mitra Pemerintah. Untuk mengatasi wabah ini pun, GAMKI wajib men-support Pemerintah,” ujar pria penyandang magister ilmu hukum itu.

Langkah yang diambil pemerintah dengan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menurutnya, perlu juga mendapat perhatian dan dukungan dari semua pihak. Semua itu, niscaya demi keselamatan masyarakat Indonesia.

“Kita juga bersama-sama menghimbau masyarakat agar menaati pembatasan sosial berskala besar dan physical distancing. Mari kita lebih disiplin dan lebih efektif lagi menaati imbauan Pemerintah, sehingga kita bisa memutus rantai penyebaran virus ini,” imbuh Petrus di sela koordinasi online persiapan Dies Natalis GAMKI.

Sebagai masyarakat yang beragama dan beriman, katanya, masyarakat Indonesia pasti memiliki spirit dan kekuatan bersama, untuk mau dan mampu mengatasi krisis dan persoalan berat yang sedang melanda negeri ini.

“GAMKI bersama Pemerintah dan masyarakat siap bahu-membahu mengatasi krisis ini. Jangan panik, tapi tetap waspada. Dan percayalah, bahwa kita bisa normal kembali,” pungkas Petrus.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan