Eksekusi Kasus Tindak Pidana Korupsi, Kejaksaan Negeri Kepahiang-Bengkulu Setorkan Uang Sebesar Rp 3 Miliar Ke Kas Negara

Eksekusi Kasus Tindak Pidana Korupsi, Kejaksaan Negeri Kepahiang-Bengkulu Setorkan Uang Sebesar Rp 3 Miliar Ke Kas Negara.
Eksekusi Kasus Tindak Pidana Korupsi, Kejaksaan Negeri Kepahiang-Bengkulu Setorkan Uang Sebesar Rp 3 Miliar Ke Kas Negara.

Kejaksaan Negeri Kepahiang, Bengkulu, menyetorkan uang sebesar Rp 3 miliar ke kas Negara. Uang itu adalah hasil eksekusi uang pengganti kasus tindak pidana korupsi.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menuturkan, uang yang disetorkan oleh Kejari Kepahiang ke kas Negara itu berasal dari kasus korupsi yang putusannya sudah berkekuatan hukum tetap atau inkraht. Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 2084K /Pid.Sus/2019.

“Nama terpidananya, Sapuan Bin Wahab,” ujar Mukri, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (04/11/2019).

Terpidana dinyatakan bersalah dengan vonis 1  tahun dan 6  bulan penjara, denda Rp50 juta. Subsidier 2 bulan kurungan. Serta menghukum terpidana membayar uang pengganti sebesar Rp3.552.600.000,-(tiga miliar lima ratus lima puluh dua juta enam ratus ribu rupiah).

Uang pengganti merupakan hasil korupsi yang berhasil diselamatkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang dari kasus korupsi Pengadaan Lahan untuk Tourist Information Centre (TIC) Tahun Anggaran 2015.

“Penyetoran uang pengganti tersebut dilaksanakan pada hari ini, Senin 04 November 2019, bertempat di Kantor Bank Mandiri Bengkulu sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke dalam Kas Negara,” tutup Mukri.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan