Dugaan Penyimpangan Bansos DKI, Hampir Dua Bulan Dirut Perumda Pasar Jaya Tak Kunjung Dipanggil DPRD

Dugaan Penyimpangan Bansos DKI, Hampir Dua Bulan Dirut Perumda Pasar Jaya Tak Kunjung Dipanggil DPRD

- in DAERAH, HUKUM, NASIONAL, POLITIK
20
0
Dugaan Penyimpangan Bansos DKI, Hampir Dua Bulan Dirut Perumda Pasar Jaya Tak Kunjung Dipanggil DPRD. – Foto: Bansos DKI.(Net)Dugaan Penyimpangan Bansos DKI, Hampir Dua Bulan Dirut Perumda Pasar Jaya Tak Kunjung Dipanggil DPRD. – Foto: Bansos DKI.(Net)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta tak kunjung memanggil Direktur Utama Perumda Pasar Jaya.

Padahal, sudah hampir dua bulan sejak DPRD DKI menjanjikan akan memanggil Dirut Perumda Pasar Jaya, untuk mengklarifikasi adanya laporan dugaan penyimpangan isi Bantuan Sosial Sembako (Bansos Sembako) Covid-19 di DKI Jakarta.

Alasan DPRD DKI belum memanggil karena sedang sibuk membahas agenda APBD Perubahan.

“Sekarang ini kita sedang fokus program utama pada pembahasan APBD Perubahan, setelah itu akan ada pembahasan APBD 2021 setelah itu baru bsa kita proses,” ujar Abdul, saat ditemui di Ruangan Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Senin (02/11/2020).

Meski begitu, Abdul Aziz meminta masyarakat Jakarta tak perlu khawatir dengan Bansos itu. Sebab, dirinya sudah melakukan komunikasi virtual dengan Badan Usaha Milik Daerah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar tidak terjadi lagi penyimpangan Bansos.

Politisi asal PKS ini berjanji akan tetap melaksanakan fungsi kontrolnya dalam rapat kerja.

“Adapun fungsi kontrolnya lagi kita akan tanyakan dalam rapat kerja lebih dalam lagi, siapa pemasoknya dan lain-lain,” jelas Abdul.

Sementara, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak mengungkapkan, rencana pemanggilan Dirut Perumda Pasar Jaya itu tidak pernah dibicarakan di Komisi B.

“Karena itu statement dia mungkin. Dia (Abdul Azis-Red) mesti ditanya seperti apa yang dia rencanakan tentu harus juga dibicarakan dengan Komisi B. Saya sendiri belum pernah dengar seperti apa gagasan itu di Komisi B,” sebut Gilbert Simanjuntak kepada Sinarkeadilan.com, Senin (02/11/2020).

Meski begitu, Gilbert menilai pemanggilan Dirut Perumda Pasar Jaya sangat penting, untuk mengevaluasi dugaan penyimpangan Bansos yang terjadi.

“Pemanggilannya sangat penting, karena kita mesti evaluasi Bansos itu,” tandasnya.(JTM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like